Fakta Nasional

Mengupas Tuntas Teardown Galaxy S25 Edge

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Setelah peluncuran Galaxy S25 Edge pada Mei 2025, video teardown oleh Zack dari JerryRigEverything langsung menjadi sorotan komunitas teknologi. Galaxy S25 Edge tidak hanya menawarkan gebrakan desain baru, tetapi juga memb…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 04 June 2025 📖 1 menit
Mengupas Tuntas Teardown Galaxy S25 Edge
Galaxy S25 Edge/Ig)

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Setelah peluncuran Galaxy S25 Edge pada Mei 2025, video teardown oleh Zack dari JerryRigEverything langsung menjadi sorotan komunitas teknologi.

Galaxy S25 Edge tidak hanya menawarkan gebrakan desain baru, tetapi juga membuat para insinyur dan teknisi tercengang dengan konstruksi ultratikisnya. Mari kita telusuri temuan penting dari proses pembongkaran ini.

Dalam video teardown, Zack menunjukkan bahwa pembukaan bodi belakang S25 Edge relatif mudah, asalkan sudah memanaskan perekat yang menempel.

Dengan menggunakan suction cup, pelat belakang yang terbuat dari kaca dapat dilepas. Begitu terbuka, terlihat banyak sekrup yang menguji kesabaran teknisi.

Menariknya, motor getar ponsel ini dibuat sangat tipis, berbeda dengan model terdahulu yang cenderung lebih tebal.

Selain itu, penutup membran waterproof di atas speaker tampak mirip terpasang miring, sebuah kompromi desain untuk menyiasati ketipisan bodi.

Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah kemampuan melepas baterai dengan mudah. Samsung menerapkan mekanisme pengait sederhana yang memungkinkan pengguna atau teknisi mengganti baterai tanpa harus merusak komponen lain.

Ini adalah fitur langka di era ponsel flagship berdesain super tipis. Baterai sendiri dirancang sangat tipis agar Samsung dapat mencapai profil bodi hanya 5.8 mm—termasuk layar, modul kamera, dan sistem pendingin.

Performa pendinginan pun tidak ketinggalan: chipset SoC ditempelkan langsung pada vapor chamber tanpa bantalan termal tambahan, berbeda dengan S25 Ultra yang masih menyisakan lapisan termal.

Lebih jauh, Samsung juga mengurangi “slivers of frame” di beberapa area rangka guna menekan ketebalan. Rangka utama terbuat dari titanium, tetapi di bagian dalam Samsung menggunakan kerangka aluminium untuk memberi keseimbangan antara kekuatan dan ringan.

Selain itu, papan induk (baseboard) bagian tengah dibuat lebih tipis daripada varian Ultra. Kombinasi material ini memastikan S25 Edge tetap kokoh meski sangat tipis, sekaligus menjaga bobot agar tidak terlalu berat ketika digenggam seharian.

Teardown Galaxy S25 Edge memperlihatkan betapa Samsung berani memotong setiap milimeter tanpa kompromi kualitas. Dari baterai yang mudah diganti hingga tata letak komponen yang dioptimalkan, ponsel ini menjadi bukti bahwa inovasi desain dan kemudahan servis bisa berjalan beriringan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK