Fakta Nasional

Menjaga Amanah Gizi: Standarisasi Program Makan Bergizi Gratis di Jatim

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase krusial dalam pengawasan. Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menggelar sosialisasi intensif untuk wilayah Pacitan dan Ponorogo guna memperkuat tata kelola Satuan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 09 February 2026 📖 1 menit
Menjaga Amanah Gizi: Standarisasi Program Makan Bergizi Gratis di Jatim
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana/Scsht Instagram.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase krusial dalam pengawasan. Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menggelar sosialisasi intensif untuk wilayah Pacitan dan Ponorogo guna memperkuat tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara benar-benar berubah menjadi asupan berkualitas bagi anak-anak di Jawa Timur, dilansir pada 9 Febuari 2026.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menekankan bahwa integritas adalah harga mati. Mengingat program ini menggunakan uang rakyat, aspek akuntabilitas menjadi filter utama.

SPPG diminta tidak hanya sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar menjaga standar keselamatan penerima manfaat. Pengawasan berkelanjutan akan dilakukan untuk menutup celah penyimpangan yang dapat merugikan masa depan generasi muda.

Menariknya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melihat program ini dari kacamata yang lebih luas. Selain memperbaiki gizi, MBG menjadi mesin penggerak ekonomi baru di daerah.

Dengan melibatkan pelaku usaha dan penyedia jasa lokal dalam rantai pasok bahan pangan, perputaran modal tetap berada di lingkup daerah. Sinergi antara pusat dan daerah inilah yang diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK