Menjaga Ketahanan Pangan melalui Peningkatan Stok Cadangan Beras Pemerintah
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satu strategi kunci adalah menjaga stok beras nasional atau Cadangan Beras P…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Salah satu strategi kunci adalah menjaga stok beras nasional atau Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di level tertinggi.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa per Mei 2025, stok CBP telah mencapai lebih dari 3,5 juta ton, menjadi penyangga penting stabilitas harga dan pasokan nasional.
“Kami berkoordinasi dengan Menko Pangan dan Menteri Pertanian untuk menjaga stabilitas, terutama di semester kedua,” ujar Arief dalam Investor Daily Talk, Selasa (20/5/2025).
Melalui Perum Bulog, pemerintah berhasil menyerap 2,2 juta ton beras dari panen raya Maret–Mei 2025.
Penyerapan ini tidak hanya menjaga harga di tingkat petani agar tetap adil, tetapi juga memastikan distribusi merata di seluruh wilayah Indonesia.
Pemerintah menargetkan penanaman satu juta hektare lahan per bulan guna memenuhi kebutuhan nasional yang diperkirakan mencapai 2,5–2,6 juta ton.
Untuk mendukung peningkatan produksi berkelanjutan, pemerintah mempercepat pembangunan 2 juta hektare irigasi bersama Kementerian PUPR serta meningkatkan ketersediaan pupuk dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton.
Program Koperasi Desa Merah Putih pun diluncurkan untuk menjangkau 80.000 desa sentra produksi, memberikan akses permodalan, teknologi pertanian, dan pasar yang lebih luas.
Dengan kolaborasi antara stok CBP yang kuat, serapan hasil panen petani, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan desa produktif, pemerintah menegaskan arah strategisnya: menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.