Menjelang Nataru: DKI Jakarta Pastikan Stok dan Harga Gas Melon Aman
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta bersama tim gabungan bersinergi memonitoring ketersediaan dan stabilitas harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram, a…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta bersama tim gabungan bersinergi memonitoring ketersediaan dan stabilitas harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram, atau yang dikenal dengan "gas melon," menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Upaya ini dilakukan sebagai langkah proaktif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar di tengah masyarakat, 9 Desember 2025.
Komitmen Distribusi Selama Masa Libur
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, memastikan hasil monitoring menunjukkan bahwa stok gas LPG 3 kilogram di ibu kota berada dalam kondisi aman. Lebih lanjut, harga jual di tingkat agen dan pangkalan konsisten sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Ratu menekankan pentingnya komitmen dari seluruh distributor—mulai dari agen, pangkalan, hingga pengecer—untuk tetap beroperasi penuh selama periode Nataru.
Waktu Operasional Terjamin dan Pengawasan Ketat
Para distributor telah berkomitmen untuk menjaga waktu operasional terjamin, yakni dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Ini merupakan kunci utama untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat Jakarta terpenuhi tanpa adanya kendala distribusi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan melanjutkan pemantauan secara berkala dan mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk penyelewengan. Hal ini untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga selama masa liburan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.