Fakta Nasional

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Minta Maaf soal Foto Kontroversial

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi IV DPR RI, serta masyarakat Indonesia terkait beredarnya foto dirinya tengah bermain domino bersama mantan tersangk…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 10 September 2025 📖 1 menit
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Minta Maaf soal Foto Kontroversial
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni/net.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi IV DPR RI, serta masyarakat Indonesia terkait beredarnya foto dirinya tengah bermain domino bersama mantan tersangka pembalakan liar, Azis Wellang.

“Dari lubuk hati terdalam saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Presiden, Komisi IV DPR, dan seluruh masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat foto tersebut,” kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Raja Juli menegaskan tidak mengenal dua orang yang tampak dalam foto, termasuk Azis Wellang. Ia menjelaskan, kehadirannya di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) hanya untuk berbincang dengan Abdul Kadir Karding, mantan Menteri P2MI. Namun sebelum pulang, ia diajak bermain domino.

“Saya hanya ikut dua kali bermain, lalu langsung pamit. Saya tidak tahu status orang-orang yang duduk di kiri-kanan saya,” ujarnya.

Raja Juli mengakui peristiwa ini menjadi pelajaran penting baginya sebagai pejabat publik untuk lebih berhati-hati, aspiratif, dan peka terhadap sensitivitas masyarakat.

Sebagai catatan, pada November 2024 Kementerian Kehutanan (saat itu masih bernama KLHK) menetapkan tiga tersangka kasus pembalakan liar di Katingan, Kalimantan Tengah, termasuk Azis Wellang. Namun, status tersangka Azis dibatalkan oleh PN Jakarta Pusat pada Desember 2024 melalui sidang praperadilan.[Zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK