Menyoroti Celah Korupsi: Temuan ICW dalam Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto kini berada di bawah sorotan tajam. Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis hasil riset periode Oktober-November 2025 yang men…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto kini berada di bawah sorotan tajam.
Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis hasil riset periode Oktober-November 2025 yang mengindikasikan adanya kerentanan besar terhadap praktik konflik kepentingan dan patronase politik dalam implementasinya, dilansir pada 5 Januari 2026.
Laporan ICW mengungkap kekhawatiran mengenai keterlibatan individu yang memiliki hubungan dekat dengan kekuasaan dalam ekosistem MBG. Temuan ini menyoroti adanya keterhubungan antara lingkaran terdekat kepresidenan dengan yayasan-yayasan yang terlibat dalam distribusi program.
Alih-alih murni untuk pemenuhan gizi masyarakat, keterlibatan aktor-aktor ini dikhawatirkan akan mengaburkan transparansi dan menjadikan program publik sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.
Selain isu politik, ICW menyoroti peran aktif sejumlah figur dari institusi penegak hukum dalam yayasan mitra MBG, seperti Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Nama-nama pejabat aktif dari Kejaksaan hingga kerabat petinggi Polri tercatat dalam struktur kepengurusan.
Meski Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa semua harus melalui verifikasi resmi BGN, keberadaan figur kuat ini tetap memicu risiko kronisme yang dapat mencederai akuntabilitas anggaran negara.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.