Fakta Nasional

Meracuni Kekuasaan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Jangan pernah berhenti meracuni Presiden Prabowo–bukan dengan sianida, bukan dengan arsenik, tapi dengan pujian yang manisnya overdosis. Dengan berita yang selalu memoles realita menjadi narasi keberhasilan. Atau dengan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 23 February 2026 📖 1 menit
Meracuni Kekuasaan
Presiden Prabowo Subianto/Dok. BPMI Setpres.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Jangan pernah berhenti meracuni Presiden Prabowo–bukan dengan sianida, bukan dengan arsenik, tapi dengan pujian yang manisnya overdosis. Dengan berita yang selalu memoles realita menjadi narasi keberhasilan. Atau dengan survei yang tak pernah turun dari angka sakral.

Kita tepuki setiap kebijakan, bahkan yang belum jadi sekalipun. Kita sebut setiap pidato sebagai mahakarya nasionalisme. Kita anggap setiap kesalahan sebagai strategi tingkat dewa. Jangan pernah koreksi, jangan pernah kritik. Biarkan beliau hidup dalam ekosistem kata-kata harum yang steril dari realitas.

Karena pujian yang berlebihan itu seperti gula tanpa insulin. Awalnya terasa nikmat, lama-lama melumpuhkan nalar. Seorang pemimpin yang terus diyakinkan bahwa semua langkahnya sempurna tak lagi butuh peta, tak lagi butuh kompas. Ia hanya butuh cermin.

Dan di situlah racunnya bekerja. Bukan menghancurkan tubuh, tapi mematikan alarm kewaspadaan. Bukan melukai fisik, tapi meninabobokan akal.

Jika benar ingin melihat seorang pemimpin tersesat, jangan lawan dia. Puji dia tanpa henti.[***]

Penulis: Hamdi Putra, Forum Sipil Bersuara (FORSIBER).


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK