Fakta Nasional

Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Ada Pria Misterius dalam Rekaman CCTV

FAKTANASIONAL.NET - Kematian RYS (50), aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, terus menyisakan tanda tanya. Piha…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 27 June 2026 📖 2 menit
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Ada Pria Misterius dalam Rekaman CCTV
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Ada Pria Misterius dalam Rekaman CCTV/(Foto: YouTube/@BeritaSatu)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kematian RYS (50), aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, terus menyisakan tanda tanya.

Pihak keluarga meyakini terdapat sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan keterlibatan orang lain dalam peristiwa tersebut.

Dilansir dari CNN, kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperlihatkan penyidik memperlihatkan sosok pria tak dikenal mengemudikan mobil dinas milik korban saat memasuki kawasan bandara.

Menurut Risang, pria tersebut terlihat sendirian ketika mengambil tiket parkir di pintu masuk Bandara Juanda. Dalam rekaman, sosok itu tampak mengenakan masker putih, kaus berwarna biru, kacamata, serta memiliki rambut ikal.

"Laki-laki itu yang ngambil tiket parkir, di situ tampak sendirian. Tangan kirinya megang setir, di CCTV itu [terlihat] pakai jam tangan. Tangan kanannya keluar ngambil tiket. Pakai masker warna putih, berkacamata minus., berkaus warna biru, tidak pakai topi, rambut ikal," ujar Risang, dikutip redaksi dari CNN Indonesia pada 26/6/2026.

Sementara itu, RYS tidak terlihat berada di kursi penumpang. Keluarga menduga posisi sandaran kursi penumpang telah direbahkan sejak awal sehingga tubuh korban tidak tampak dari luar kendaraan.

Rekaman CCTV lain di area parkir juga menunjukkan hanya pria tersebut yang keluar dari mobil. Setelah meninggalkan kendaraan, ia diduga melanjutkan perjalanan menggunakan taksi, sedangkan tidak terlihat ada orang lain keluar dari sisi penumpang.

Selain rekaman CCTV, keluarga juga menyoroti hilangnya sejumlah perhiasan milik korban. Gelang dan kalung yang sebelumnya dikenakan RYS, termasuk saat melakukan panggilan video sebelum kehilangan kontak, tidak ditemukan ketika jenazah dievakuasi.

Adapun anting sebelah kiri diduga terlepas akibat benturan, sementara cincin dan anting kanan diserahkan kepada keluarga.

Kuasa hukum keluarga meyakini lokasi penemuan jenazah bukan merupakan tempat kejadian perkara sebenarnya.

Dugaan tersebut diperkuat oleh hasil pemeriksaan awal yang mengindikasikan adanya tanda kekerasan dan kemungkinan kematian akibat kekurangan oksigen atau asfiksia.

Sementara itu, Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, serta mendalami hasil identifikasi forensik.

Manajemen Bandara Internasional Juanda juga menyatakan siap mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan aparat kepolisian hingga penyebab pasti kematian korban dapat terungkap.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK