Fakta Nasional

Mobil Mercedes-Benz 280 SL BJ Habibie Akan Dilelang, Ini Dua Skema dari KPK

JAKARTA, FAKTANASIOANAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan rencana pelelangan mobil klasik Mercedes-Benz 280 SL milik Presiden ke-3 RI B.J. Habibie. Mobil tersebut sebelumnya dijual oleh Ilham Akbar Habibie kepada Ridwan Kamil seha…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 10 September 2025 📖 1 menit
Mobil Mercedes-Benz 280 SL BJ Habibie Akan Dilelang, Ini Dua Skema dari KPK
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIOANAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan rencana pelelangan mobil klasik Mercedes-Benz 280 SL milik Presiden ke-3 RI B.J. Habibie. Mobil tersebut sebelumnya dijual oleh Ilham Akbar Habibie kepada Ridwan Kamil seharga Rp2,6 miliar, namun pembayaran baru dilakukan separuhnya.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto menjelaskan ada dua opsi skema lelang. Pertama, KPK tetap melelang mobil berapapun harganya, lalu hasilnya dibagi dengan Ilham Habibie. Sisa pembayaran Rp1,3 miliar akan menjadi hak Ilham.

Skema kedua adalah KPK menyita uang Rp1,3 miliar yang sudah disetorkan Ridwan Kamil dan tidak melelang mobil tersebut. Meski belum pernah diterapkan, Mungki mengatakan opsi ini memungkinkan.

Mobil tersebut disita karena diduga terkait aliran dana kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima tersangka, termasuk Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp222 miliar.

KPK sebelumnya juga menggeledah rumah Ridwan Kamil dan menyita sejumlah aset. Namun hingga kini, ia belum dipanggil untuk diperiksa.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK