Fakta Nasional

MUI Dukung Pemerintah Perangi Konten Digital Destruktif dan Amoral

FAKTANASIONAL.NET - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan perang terhadap maraknya konten negatif di ruang siber yang dinilai merusak mentalitas generasi muda. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof Asrorun Ni’am Sholeh, memberikan dukungan penuh kepada Pr…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 April 2026 📖 1 menit
MUI Dukung Pemerintah Perangi Konten Digital Destruktif dan Amoral
Transaksi Judol Rp 1.200 Triliun: Mengapa Masyarakat Pilih Judol daripada Saham?/(Ilustrasi/@pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan perang terhadap maraknya konten negatif di ruang siber yang dinilai merusak mentalitas generasi muda.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof Asrorun Ni’am Sholeh, memberikan dukungan penuh kepada Presiden RI dan Kementerian Komdigi untuk membersihkan ekosistem digital dari praktik-praktik non-edukatif.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat, 3 April 2026, Kiai Ni’am menyoroti betapa bebasnya konten judi online, pornografi, hingga ujaran kebencian beredar di masyarakat.

MUI merasa prihatin karena konten-konten destruktif tersebut seringkali dianggap lumrah karena muncul berulang kali di lini masa. Hal ini dipandang sebagai ancaman nyata bagi pembentukan karakter bangsa yang beradab atau mutamaddin.

MUI mendorong pemerintah untuk tidak ragu melakukan tindakan hukum terhadap oknum yang mengambil keuntungan ekonomi dari penyebaran konten amoral.

Ruang digital seharusnya didayagunakan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban, bukan menjadi sarana penyebaran tradisi yang bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan. Proteksi terhadap ekosistem digital menjadi harga mati untuk menjamin masa depan generasi emas Indonesia.

Melalui dukungan ini, MUI berharap pemerintah dapat lebih proaktif dalam memfilter games yang tidak bermanfaat serta konten yang mempermisifkan perilaku kriminal. Sinergi antara pemuka agama dan otoritas negara diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan bermartabat.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK