Fakta Nasional

Mutasi Pati Polri oleh Kapolri: Siap Pensiun dan Penempatan Baru

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Telegram ST/1421/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025 untuk mutasi sejumlah Perwira Tinggi Polri yang memasuki masa pensiun. Mutasi ini dilakukan sebagai persiapan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 27 June 2025 📖 1 menit
Mutasi Pati Polri oleh Kapolri: Siap Pensiun dan Penempatan Baru
Mabes polri/(fkn)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Telegram ST/1421/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025 untuk mutasi sejumlah Perwira Tinggi Polri yang memasuki masa pensiun.

Mutasi ini dilakukan sebagai persiapan pensiun sekaligus memastikan struktur organisasi tetap optimal.

Daftar Mutasi Pati Memasuki Masa Pensiun

– Komjen Setyo Budiyanto (Ketua KPK) → Pati Itwasum Polri
– Komjen Eddy Hartono (Kepala BNPT) → Pati Densus 88 Antiteror
– Komjen Pudji Prasetijanto Hadi (Sekjen ATR/BPN) → Pati Bareskrim Polri
– Komjen Lotharia Latif (Irjen KKP) → Pati Bareskrim Polri

Perubahan Jabatan Strategis Lainnya

Selain pati pensiun, Kapolri juga merotasi beberapa jabatan penting:

Brigjen Rachmat Pamudji (Wakapolda Sulbar) → Kasespimen Sespim Lemdiklat Polri;

Brigjen Hari Santoso → Wakapolda Sulbar;

Kombes Ade Rahmat Idnal (Kapolres Jaksel) → Widyaiswara Utama Sespim;

Kombes Nicolas Ary Lilipaly → Kapolres Metro Jakarta Selatan;

Kombes Alfian Nurrizal → Kapolres Metro Jakarta Timur.

Langkah mutasi ini diharapkan memperkuat sinergi antar satuan, mengoptimalkan pembinaan karier perwira, serta menjaga kesinambungan tugas Polri.

Masyarakat pun diimbau mendukung transformasi organisasi demi terciptanya stabilitas keamanan di seluruh Indonesia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK