Nanik Sudaryati Beberkan Kondisi Kesehatan Usai Pimpin BGN Hampir Dua Bulan
FAKTANASIONAL.NET – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan alasan di balik pengunduran dirinya dari jabatan yang baru diembannya selama hampir dua bulan. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Selas…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan alasan di balik pengunduran dirinya dari jabatan yang baru diembannya selama hampir dua bulan.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Selasa (21/7) dini hari, sehari sebelum resmi mengumumkan pengunduran diri pada Rabu (22/7), Nanik mengaku mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat tekanan pekerjaan.
Dalam unggahannya, Nanik menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya tetap kuat menghadapi berbagai tantangan selama memimpin Indonesia.
"Saya harus angkat topi setinggi-tingginya pada Pak Presiden Prabowo. Bagaimana beliau secara mental dan kesehatan dihantam habis selama hampir 2 tahun ini (bahkan sudah sejak belasan tahun lalu), namun beliau tegar, sehat dan kuat serta pantang menyerah," tulis Nanik.
Ia mengaku merasa malu karena belum genap dua bulan memimpin BGN justru harus menghadapi kondisi kesehatan yang memburuk, sementara Presiden memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai kepala negara.
Nanik mengungkapkan hasil pemeriksaan dokter menunjukkan adanya sumbatan pada arteri jantung.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh kolesterol tinggi serta tekanan psikologis yang berat selama memimpin lembaga yang tengah menjadi sorotan publik.
"Menurut dokter saya ada sumbatan di arteri jantung yang selain karena kolesterol tinggi, juga dipicu juga oleh stres yang luar biasa!" ungkapnya.
Selain persoalan kesehatan, Nanik juga mengaku mengalami trauma ketika harus mengelola anggaran besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengatakan selalu dihantui rasa khawatir terhadap penggunaan uang negara.
"Saya sampai gak bisa tidur kalau ingat 'ini duit negara, duit rakyat harus benar dijalankan dan tdk boleh saya kecolongan'," tulisnya.
Nanik menyatakan telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo demi menjalani pengobatan di luar negeri.
Menurutnya, Presiden menyetujui permintaan tersebut dan bahkan meminta dirinya tetap berkontribusi mengawasi BGN, dengan rencana menjadi Ketua Dewan Pengawas apabila lembaga itu dibentuk.
Nanik sendiri dilantik sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026, menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot setelah terseret dugaan korupsi Program MBG.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.