Fakta Nasional

Nasib JC Eks Wakil Kepala BGN di Kasus Korupsi MBG: Kejagung Masih Menelaah

FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI hingga kini masih menimbang permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Kasus ini menyeret Sony dalam pusaran dugaan korupsi tata kelola program Maka…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 15 June 2026 📖 1 menit
Nasib JC Eks Wakil Kepala BGN di Kasus Korupsi MBG: Kejagung Masih Menelaah
Mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sanjaya yang ditangakap Kejajung RI tawarkan diri sebagai Restoratif Justice guna membongkar kasus dugaan korupsi di BGN/Scsht Net.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI hingga kini masih menimbang permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya.

Kasus ini menyeret Sony dalam pusaran dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, menegaskan bahwa lembaganya tidak terburu-buru dalam memberikan status tersebut.

Menurut Febrie, ada tiga pertimbangan krusial yang digunakan penyidik untuk menguji kelayakan permohonan JC.

"Pertama, kami evaluasi alat bukti yang ada, apakah keterangan tambahan dari dia masih diperlukan. Kedua, sejauh mana kapasitas dan kontribusi yang bersangkutan dalam posisinya sebagai JC," ujar Febrie saat ditemui di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Ia menekankan bahwa pengambilan keputusan membutuhkan waktu agar hasil di lapangan maksimal.

Terkait daftar nama yang mungkin diungkap oleh Sony, Febrie belum memberikan konfirmasi jumlah spesifik. Namun, ia memastikan bahwa setiap nama yang muncul pasti memiliki benang merah dengan lima tersangka yang kini telah ditetapkan.

Modus operandi dalam kasus ini diduga kuat berkutat pada praktik jual-beli titik pengadaan barang.

"Penyidik sedang fokus mendalami kelima tersangka yang ditahan agar perkara ini bisa segera dilimpahkan ke persidangan," tambah Febrie.

Langkah cepat ini diambil sebagai upaya agar pelaksanaan program strategis nasional MBG tidak terhambat dan tetap berjalan sesuai rel serta tujuan awalnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK