Fakta Nasional

Nasim Khan Desak BUMN Siap Siaga Hadapi Lonjakan Permintaan Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan, mendesak Kementerian BUMN untuk memastikan kesiapan seluruh BUMN yang bergerak di sektor transportasi dan energi dalam menghadapi lonjakan permintaan selama periode Natal dan Tahun Ba…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 12 December 2024 📖 1 menit
Nasim Khan Desak BUMN Siap Siaga Hadapi Lonjakan Permintaan Natal dan Tahun Baru
Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Kham
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan, mendesak Kementerian BUMN untuk memastikan kesiapan seluruh BUMN yang bergerak di sektor transportasi dan energi dalam menghadapi lonjakan permintaan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

"Mengingat euforia masyarakat pasca-Pemilu 2024, kita perlu antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. BUMN harus siap memberikan pelayanan terbaik, mulai dari transportasi hingga pasokan energi," tegas Nasim.

Dalam keterangannya, Nasim menyebutkan beberapa perusahaan BUMN yang perlu dimaksimalkan perannya, seperti Kereta Api Indonesia, Jasa Marga, Pelni, Pelindo, DAMRI, ASDP, Angkasa Pura, Jasa Raharja, Pertamina, dan PLN.

"Semua BUMN ini harus bersinergi untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama Nataru," imbuhnya.

Legislator asal Jawa Timur III ini juga menyoroti sejumlah isu krusial yang perlu diperhatikan, antara lain kondisi jalan tol, fasilitas rest area, kemudahan akses tiket, serta ketersediaan SPBU dan stasiun pengisian kendaraan listrik.

"Kami tidak ingin masyarakat mengeluhkan masalah-masalah teknis seperti ini saat sedang menikmati liburan," ujarnya.

Nasim berharap, dengan persiapan yang matang, Nataru 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

"Ini adalah momentum bagi BUMN untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," pungkasnya. [dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK