Fakta Nasional

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Utusan KPK Gadungan Kena Jebak!

FAKTANASIONAL.NET - Nasib apes menimpa komplotan pemeras yang mengaku-ngaku sebagai utusan KPK. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengonfirmasi bahwa dirinya sempat dimintai uang sebesar Rp300 juta oleh seorang perempuan yang mengaku seb…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 11 April 2026 📖 1 menit
Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Utusan KPK Gadungan Kena Jebak!
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Dirinya menyatakan mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) guna mengamankan program MBG dari celah tindak pidana korupsi./net

FAKTANASIONAL.NET - Nasib apes menimpa komplotan pemeras yang mengaku-ngaku sebagai utusan KPK.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengonfirmasi bahwa dirinya sempat dimintai uang sebesar Rp300 juta oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai perwakilan pimpinan KPK.

Insiden ini terungkap setelah Sahroni melakukan klarifikasi langsung ke gedung Merah Putih pada Jumat, 10 April 2026.

Bukannya takut, Sahroni justru menyusun skenario cerdas untuk menangkap pelaku. Setelah mendapat konfirmasi dari KPK bahwa tidak ada utusan tersebut, Sahroni berpura-pura memberikan uang yang diminta.

"Saya sengaja memberikan uang itu agar mereka benar-benar bisa ditindak secara hukum," ungkapnya. Kerja sama antara Sahroni, KPK, dan Polda Metro Jaya akhirnya membuahkan hasil dengan tertangkapnya para pelaku.

Polda Metro Jaya kini telah mengamankan empat orang yang terlibat dalam aksi pemerasan ini. Diketahui sempat ada ancaman yang dilontarkan pelaku kepada Sahroni sebelum penangkapan terjadi.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pejabat publik agar selalu waspada terhadap oknum yang menjual nama lembaga negara untuk keuntungan pribadi. Sahroni menegaskan dukungannya agar praktik premanisme berkedok institusi ini diberantas habis.[Jes]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK