Fakta Nasional

Nissan Leaf 2025: Mobil Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh hingga 598 Km

OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Nissan Leaf 2025 diprediksi akan segera dirilis, menegaskan komitmen Nissan untuk memperkuat penetrasi kendaraan listrik (EV) di pasar global. Dari bocoran foto desain hingga bocoran spesifikasi, Leaf generasi terbaru t…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 06 June 2025 📖 2 menit
Nissan Leaf 2025: Mobil Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh hingga 598 Km
Nissan Leaf 2025/(Instagram)
) -->

OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Nissan Leaf 2025 diprediksi akan segera dirilis, menegaskan komitmen Nissan untuk memperkuat penetrasi kendaraan listrik (EV) di pasar global.

Dari bocoran foto desain hingga bocoran spesifikasi, Leaf generasi terbaru tampil lebih modern dan futuristik.

Salah satu keunggulan utama adalah jarak tempuh hingga 598 km dalam sekali pengisian baterai, berkat penggunaan baterai generasi baru yang lebih efisien.

Selain itu, platform CMF-EV kolaborasi aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang digunakan Leaf 2025 juga dipakai oleh Nissan Ariya, membuka peluang adopsi pada model EV lain seperti Juke.

Berbeda dari model Leaf sebelumnya yang mengusung bentuk hatchback khas, Nissan Leaf 2025 mengadopsi gaya crossover kekinian.

Garis bodinya tampak lebih tegas, dengan bagian depan yang ramping dan lampu LED yang terintegrasi rapih.

Perubahan ini tidak sekadar estetika, tetapi juga meningkatkan efisiensi aerodinamis dengan koefisien drag sebesar 0,25—lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Bodinya sedikit lebih lebar, memberi ruang tambahan pada kabin, sekaligus memperkuat kesan stabil saat melaju kencang.

Di dalam kabin, Nissan Leaf 2025 menawarkan ruang lega bagi lima penumpang, berkat panjang bodi dan wheelbase yang sedikit ditingkatkan. Material soft-touch digunakan di dashboard dan panel pintu, menciptakan nuansa mewah dan nyaman.

Head of Design Nissan Global menegaskan bahwa “Leaf terbaru adalah representasi dari demokratisasi teknologi,” sebab meski desainnya sederhana, teknologi mutakhir tersembunyi di balik setiap panel.

Sistem infotainment berbasis Google CCS (Car and Connected Services) memudahkan pengemudi terhubung dengan navigasi real-time, streaming musik, hingga fitur-fitur kendaraan lain yang dapat diakses melalui antarmuka Google.

Salah satu sorotan terpenting adalah baterai generasi baru yang mampu menempuh jarak hingga 598 km (kilometer) dalam kondisi jalan campuran.

Ini dicapai berkat kepadatan energi yang ditingkatkan, serta efisiensi manajemen daya yang optimal. Dukungan sistem pengisian cepat (fast charging) memungkinkan baterai terisi hingga 80% dalam waktu sekitar 30 menit pada stasiun pengisian berdaya tinggi.

Dengan demikian, pengguna Nissan Leaf 2025 dapat merencanakan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.

Produktivitas Pabrik dan Rencana Pasar
Menurut laporan Autocar, produksi Nissan Leaf 2025 untuk pasar Inggris akan dimulai pada Juni 2025 di fasilitas Nissan, Sunderland.

Rencananya, Nissan akan memasok Leaf terbaru ke berbagai negara Eropa, lalu secara bertahap memperluas ke pasar Asia, termasuk Indonesia.

Meskipun spesifikasi teknis terperinci belum diumumkan, kehadiran fitur-fitur unggulan serta platform CMF-EV yang terbukti handal menjanjikan Leaf 2025 sebagai pilihan utama mobil listrik di segmen compact crossover.

Nissan Leaf 2025 hadir sebagai bukti transformasi Nissan menuju era elektrifikasi. Dengan desain crossover aerodinamis, jarak tempuh mencapai 598 km, interior nyaman, dan teknologi Google-Connected, Leaf terbaru siap menarik minat konsumen yang mengutamakan efisiensi dan teknologi terkini.

Peluncuran resminya di pasar global akan berdampak signifikan pada persaingan segmen EV, terutama menjelang 2025 ketika infrastruktur pengisian daya semakin meluas.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK