Fakta Nasional

OJK Kaji Asuransi untuk Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merancang skema asuransi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini bertujuan menekan risiko keracunan makanan, kecelakaan distribusi, dan perlindungan gizi bagi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 11 May 2025 📖 1 menit
OJK Kaji Asuransi untuk Program Makan Bergizi Gratis
Makan Bergizi Gratis/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merancang skema asuransi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Inisiatif ini bertujuan menekan risiko keracunan makanan, kecelakaan distribusi, dan perlindungan gizi bagi murid sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

Skema premi terjangkau diharapkan meningkatkan penetrasi asuransi dan mendukung program prioritas pemerintah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Ogi Prastomiyono menjelaskan, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) sudah menyusun proposal awal.

“Asosiasi telah mengidentifikasi berbagai risk yang dihadapi terkait bahan baku, distribusi dan konsumen. Sudah diidentifikasi beberapa risiko misalnya, risk food poisoning, risk kecelakaan, maupun risiko pelayanan pemenuhan gizi,” ujar Ogi dalam konferensi pers Jumat (9/5/2025).

OJK bersama asosiasi kini mengkaji cakupan pertanggungan hingga nominal premi. Fokusnya memastikan premi tidak membebani penerima manfaat, namun cukup melindungi dari risiko keracunan makanan dan kecelakaan kerja.

Skema ini juga meliputi klaim cepat bagi keluarga korban, serta audit berkala untuk kualitas bahan baku dan distribusi MBG.

Sebelumnya, evaluasi program MBG dilakukan usai beberapa kasus keracunan dan kebocoran dana dilaporkan.

Mendagri Zulkifli Hasan menegaskan perlunya perbaikan tata kelola. Dengan asuransi, diharapkan proteksi tambahan ini memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Implementasi skema asuransi diharapkan rampung kuartal ketiga 2025. Jika berhasil, model ini bisa direplikasi untuk program sosial lain.

Dengan sinergi OJK, AAJI, AAUI, dan pemerintah, program MBG tidak hanya memberi makan bergizi, tetapi juga jaminan keamanan bagi masyarakat penerima.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK