Operasi Gabungan SAR dan Nelayan: Pencarian Santri Pesantren Hanyut di Pantai Balekambang
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Peristiwa tragis terjadi di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, saat tiga santri dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, terjebak dalam bahaya ketika tengah berenang di…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Peristiwa tragis terjadi di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, saat tiga santri dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, terjebak dalam bahaya ketika tengah berenang di area palung.
Pencarian korban yang hilang segera dilakukan oleh tim SAR gabungan dan nelayan lokal. Tragedi yang terjadi Rabu (9/4/2025) tersebut menyita perhatian publik dan menggerakkan seluruh aparat terkait untuk mencari hingga menemukan korban yang hilang.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, ketika ombak mendadak datang dan menyeret tiga santri ke tengah laut.
Kelima korban yang terlibat dalam tragedi tersebut terdiri dari tiga santri yang kini hilang dan dua santri yang berhasil diselamatkan oleh bantuan wisatawan asing asal Jerman serta pemandu wisata setempat.
Kondisi para korban yang telah diselamatkan pun dinyatakan stabil setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bantur.
Operasi pencarian melibatkan banyak unsur, seperti Polsek Bantur, Satpolairud Polres Malang, Koramil, Pos Angkatan Laut Sendangbiru, serta relawan nelayan.
Sinergi antar instansi ini menunjukkan betapa pentingnya koordinasi dalam menghadapi musibah di wilayah pesisir.
Upaya penyisiran darat dan patroli laut berjalan secara intensif, dengan harapan agar tiga santri yang hilang dapat segera ditemukan sebelum kondisi alam yang tak menentu semakin memburuk.
Keluarga korban dan masyarakat luas kini berharap agar upaya pencarian membuahkan hasil. Langkah konkret dan kehadiran tim gabungan diharapkan menjadi penyemangat agar tidak ada lagi korban yang tertimbas tragedi serupa.
Sementara itu, aparat terus melakukan pengawasan dan memaksimalkan setiap sumber daya yang ada untuk mempercepat pencarian.
Masyarakat turut memberikan dukungan melalui media sosial, mengirimkan doa dan harapan agar para korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Operasi SAR yang sedang berlangsung ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong dan solidaritas antar sesama tetap terjaga dalam menghadapi bencana.
Setiap upaya yang dilakukan tidak hanya sekadar tugas aparat, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap nyawa manusia yang sangat berharga.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.