Fakta Nasional

Operasi Tanggap Darurat Bantargebang: Fokus pada Evakuasi Korban dan Pemulihan Rantai Logistik Sampah

FAKTANASIONAL.NET – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta resmi mengaktifkan status Operasi Tanggap Darurat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai Senin (9/3/2026). Langkah ini diambil guna mempercepat stabilisasi area pasc…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 10 March 2026 📖 2 menit
Operasi Tanggap Darurat Bantargebang: Fokus pada Evakuasi Korban dan Pemulihan Rantai Logistik Sampah
/Dok. Fin News
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta resmi mengaktifkan status Operasi Tanggap Darurat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai Senin (9/3/2026).

Langkah ini diambil guna mempercepat stabilisasi area pasca-longsor yang menimbun sejumlah unit truk sampah dan mengakibatkan korban jiwa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, memimpin langsung koordinasi lintas instansi yang melibatkan Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD, hingga jajaran kepolisian dan TNI setempat.

“Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran,” tegas Asep di lokasi kejadian.

Identifikasi Korban dan Jaminan Santunan

Baca Juga: Sejumlah Wilayah Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB Minta Pemda dan Masyarakat Bangun Kesiapsiagaan

Musibah ini menelan empat korban jiwa dari berbagai latar belakang, mulai dari petugas lapangan hingga warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Korban teridentifikasi sebagai Sumine (60/pemilik warung), Dedi Sutrisno dan Irwan Supriyatin (pengemudi truk sampah), serta Endah Widayanti (25/pemulung).

Asep memastikan bahwa seluruh korban, baik petugas formal (PJLP) maupun warga terdampak, akan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah.

"Seluruh PJLP yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan berupa BPJS Ketenagakerjaan, sementara biaya pengobatan bagi korban yang mengalami luka akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah, serta akan diberikan santunan sosial bagi korban terdampak lainnya, termasuk pemilik warung dan pemulung yang bukan berstatus PJLP," jelas Asep.

Progres Evakuasi Alat Berat

Hingga Senin siang, tim gabungan terus berpacu dengan waktu menggunakan 13 unit ekskavator untuk membongkar material longsoran sampah yang masif.

Dari tujuh unit truk yang tertimbun, lima di antaranya telah berhasil diangkat.

Fokus evakuasi saat ini tertuju pada dua unit truk milik Sudin LH Jakarta Utara dan kendaraan yang dikemudikan oleh korban Irwan Supriyatin.

Dua unit ambulans juga disiagakan secara simultan untuk mendukung tim medis di lapangan.

Data Korban Longsor TPST Bantargebang (9 Maret 2026):

  • Meninggal Dunia: 4 Orang (1 Pemilik Warung, 2 Pengemudi Truk, 1 Pemulung).

  • Luka Ringan: 1 Orang (Slamet/Pengemudi Sudin LH Jakarta Selatan - Sudah pulang).

  • Kerugian Material: 7 Unit Truk Sampah terdampak (5 berhasil dievakuasi).

Operasi ini akan terus berlanjut hingga seluruh titik timbunan berhasil disterilisasi dan jalur distribusi sampah dari Jakarta kembali stabil.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK