Fakta Nasional

Panca Mitra Multiperdana Hanya Bisa Jalankan 1 Unit Plant Akibat Utang, Kaesang Pangarep Pegang Sebagian Saham

FAKTANASIONALNET - Emiten afiliasi anak Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) mengalami masalah keuangan yakni utang pada sejumlah pihak, utamanya perbankan. Perusahaan inji memiliki utang k…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 03 July 2026 📖 1 menit
Panca Mitra Multiperdana Hanya Bisa Jalankan 1 Unit Plant Akibat Utang, Kaesang Pangarep Pegang Sebagian Saham

FAKTANASIONALNET - Emiten afiliasi anak Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) mengalami masalah keuangan yakni utang pada sejumlah pihak, utamanya perbankan.

Perusahaan inji memiliki utang kepada PT Bank Permata Tbk dengan outstanding sebesar US$53,12 juta atau sekitar Rp 953,39 miliar (kurs Rp 17.948) dan fasilitas tambahan Rp5,49 miliar.

Selanjutnya, utang kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juta dengan outstanding US$40,29 juta atau sekitar Rp723,04 miliar.

Lalu, utang ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) sebesar US$30,71 juta atau sekitar Rp 551,15 miliar. Kemudian, utang dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar US$22,80 juta atau sekitar Rp409,12 miliar.

Berikutnya, memiliki utang pada PT Bank Maspion Indonesia Tbk dan PT Bank Resona Perdania masing-masing sebesar US$7,21 juta dan US$5,99 juta.

PMMP tengah mengajukan restrukturisasi utang-utamg tersebut.

"Saldo tersebut di atas di luar hutang bunga," tulis Manajemen PMMP dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (3/7/2026).

PMMP sedang mengalami kendala di modal kerja, sehingga untuk menjalankan kegiatan operasional membutuhkan modal kerja sekitar US$15 juta atau sekitar Rp269,11 miliar.

Perusahaan ini hanya mengoperasikan satu unit plant di Situbondo guna memenuhi kebutuhan ekspor dan perseroan terpaksa melakukan pembelian dari perusahaan lain.

"Sementara ini perseroan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan pembayaran dibelakang setelah hasil ekspor diterima oleh perseroan," ujar Manajemen PMMP.

Kapasitas produksi juga turun mendorong PMMP melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sejak 2024 sampai sekarang perusahaan ini telah melakukan PHK sebanyak 37 orang staf, 79 orang pekerja harian, dan 82 staf resign.

Sebagian saham PMMP dipegang oleh perusahaan milik Kaesang Pangarep, yakni PT Harapan Bangsa Kita. Perusahaan tersebut mempunyai 188.240.000 atau sekitar 7,27% saham PMMP.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK