Fakta Nasional

Pandji Pragiwaksono Angkat Isu Korupsi dalam Stand Up Comedy, Kolaborasi Edukatif dengan KPK

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng komika terkenal, Pandji Pragiwaksono, dalam kampanye edukasi antikorupsi. Melalui pertunjukan stand up comedy, Pandji akan menyisipkan pesan moral dengan tema “Biasakan yang…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 26 August 2025 📖 1 menit
Pandji Pragiwaksono Angkat Isu Korupsi dalam Stand Up Comedy, Kolaborasi Edukatif dengan KPK
Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng komika terkenal, Pandji Pragiwaksono, dalam kampanye edukasi antikorupsi. Melalui pertunjukan stand up comedy, Pandji akan menyisipkan pesan moral dengan tema “Biasakan yang Benar”.

KPK berharap pesan tersebut bisa lebih mudah diterima masyarakat melalui pendekatan hiburan yang ringan namun tetap berbobot.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyebut bahwa materi komedi Pandji akan mengangkat isu korupsi di sektor politik, hukum, dan sumber daya alam. Meski begitu, KPK memberikan kebebasan penuh kepada Pandji dalam meramu materi pertunjukannya.

Dengan gaya khasnya, Pandji diyakini mampu membahas isu serius tanpa mengurangi nilai hiburan yang disajikan.

Pandji sendiri mengaku telah menyiapkan materi sejak lama, bahkan jauh sebelum isu operasi tangkap tangan (OTT) terbaru mencuat. Hal ini membuat materinya tetap relevan dan segar untuk dibawakan di hadapan publik.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa edukasi antikorupsi bisa dilakukan dengan cara kreatif, sehingga pesan moral dapat tersampaikan lebih luas dan efektif.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK