Fakta Nasional

Panglima TNI Tegaskan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang Akan Terus Dilanjutkan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pembongkaran pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang akan tetap dilanjutkan, 19 Januari 2025. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung dari Presi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 20 January 2025 📖 1 menit
Panglima TNI Tegaskan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang Akan Terus Dilanjutkan
Ilustrasi/@Faktanasional

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pembongkaran pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang akan tetap dilanjutkan, 19 Januari 2025.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan akses nelayan dalam mencari ikan tidak terganggu.

Pagar bambu sepanjang 30,16 kilometer yang menghalangi kawasan pesisir tersebut menjadi sorotan karena dianggap merugikan masyarakat nelayan.

Menurut Jenderal Agus, kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan yang selama ini kesulitan menjalankan aktivitas mereka.

Selain itu, pembongkaran diharapkan menciptakan keadilan bagi masyarakat yang bergantung pada laut sebagai sumber penghidupan.

Meskipun Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meminta TNI AL menghentikan sementara pembongkaran, TNI tetap melanjutkan proses tersebut.

Sebanyak 600 personel TNI AL bekerja sama dengan nelayan lokal untuk membongkar pagar laut di kawasan Tanjung Pasir, 18 Januari 2025.

Targetnya, pagar sepanjang 2 kilometer akan dibongkar setiap hari dengan estimasi penyelesaian selama 10 hari.

Namun, proses ini menghadapi tantangan karena KKP menyatakan pagar laut tersebut merupakan barang bukti penting dalam investigasi hukum.

Oleh karena itu, koordinasi antarinstansi menjadi krusial agar tujuan utama kebijakan tetap tercapai tanpa mengganggu proses hukum.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa penyidikan terhadap kasus pemagaran laut ini akan tetap berjalan.

Kerja sama dengan aparat penegak hukum dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian kasus ini.

Di sisi lain, nelayan berharap agar pembongkaran segera selesai sehingga mereka dapat kembali melaut dengan bebas.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK