Fakta Nasional

Pemerintah dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027, Target Batas Bawah Pendapatan Negara Naik

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah bersama Komisi XI DPR RI resmi mengetuk palu kesepakatan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027. Kerangka ini akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendap…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 12 June 2026 📖 2 menit
Pemerintah dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027, Target Batas Bawah Pendapatan Negara Naik
Pemerintah dan DPR resmi menyepakati KEM-PPKF 2027 dengan menaikkan target batas bawah rasio pendapatan negara menjadi 12,01 persen dari PDB./Dok. Kemenkeu
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah bersama Komisi XI DPR RI resmi mengetuk palu kesepakatan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.

Kerangka ini akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah menerima dan menyetujui seluruh hasil dinamika pembahasan yang telah dilakukan bersama legislatif.

"Kami bisa menerima dan setuju dengan apa yang disampaikan," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam proses pembahasan tersebut, salah satu poin krusial yang mengalami penyesuaian adalah target penerimaan negara.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Lantik Robert Leonard Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu Baru!

DPR dan pemerintah sepakat mendongkrak batas bawah rasio pendapatan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 12,01 persen, naik dari usulan awal pemerintah sebesar 11,82 persen.

Di sisi lain, kebijakan defisit anggaran tidak mengalami perubahan. Pemerintah berkomitmen menjaga disiplin fiskal dengan mematok defisit APBN 2027 di kisaran 1,80 persen hingga 2,40 persen terhadap PDB.

"Pemerintah konsisten menjaga disiplin fiskal dengan mengendalikan defisit dan utang dalam batas aman, yaitu defisit di bawah 3 persen PDB dan utang di bawah 60 persen PDB," tegas Purbaya.

Rincian Lengkap KEM-PPKF 2027 yang Disepakati

Berikut adalah rincian angka postur anggaran, asumsi makro, hingga target sasaran pembangunan untuk tahun 2027:

1. Postur APBN 2027

  • Pendapatan Negara: 12,01 – 12,40 persen dari PDB (Batas bawah naik dari semula 11,82 persen)

  • Defisit APBN: 1,80 – 2,40 persen dari PDB (Tetap)

2. Asumsi Dasar Ekonomi Makro

  • Pertumbuhan Ekonomi: 5,8 – 6,5 persen (Tetap)

  • Inflasi: 1,5 – 3,5 persen (Tetap)

  • Suku Bunga SBN 10 Tahun: 6,5 – 7,3 persen (Tetap)

  • Nilai Tukar Rupiah: Rp16.800 – Rp17.500 per Dolar AS (Tetap)

3. Sasaran Pembangunan & Indikator Kesejahteraan

  • Tingkat Kemiskinan: 6 – 6,5 persen

  • Kemiskinan Ekstrem: 0 persen

  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,30 – 4,87 persen

  • Rasio Gini: 0,362 – 0,367

  • Indeks Modal Manusia: 0,575

  • Indikator Kesejahteraan Petani: 0,8038

  • Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal: 40,81 persen

  • GNI per Kapita: 5.800 – 5.840 Dolar AS

  • Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: 76,84

Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi yang cukup progresif di angka 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027 dapat tercapai, ditopang oleh stabilitas nilai tukar dan pengelolaan fiskal yang terukur dan prudent.

Baca Juga: Kemenkeu Pastikan Cadangan Dana Bencana Sumatera Siap, Meskipun Alokasi Awal Turun


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK