Pemerintah Diminta Buat SKB Terkait Pembatasan Akses Internet dan Penggunaan HP untuk Anak-Anak
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, meminta pemerintah segera membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk membatasi akses internet dan penggunaan ponsel (HP) di kalangan anak-anak di bawah umur. Hal ini…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, meminta pemerintah segera membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk membatasi akses internet dan penggunaan ponsel (HP) di kalangan anak-anak di bawah umur.
Hal ini menyusul kekhawatiran atas maraknya akses anak-anak terhadap konten negatif, termasuk iklan judi online yang semakin mudah ditemukan di media sosial.
“Perlu ada sterilisasi dalam penggunaan HP dan akses internet, terutama bagi anak-anak usia dini, di bawah 15 atau 16 tahun,” ujar Oleh Soleh katanya kepada media, dikutip Senin (09/12/2024).
Oleh Soleh menyoroti kebebasan anak-anak di Indonesia dalam menggunakan internet dan HP tanpa pengawasan yang memadai. Kondisi ini memungkinkan mereka terpapar berbagai konten negatif di media sosial.
“Negara-negara Eropa yang liberal sudah membuat regulasi tegas untuk melarang anak-anak di bawah 16 tahun menggunakan media sosial. Bahkan, Australia telah menerapkan kebijakan ketat ini,” katanya.
Australia, misalnya, telah mengesahkan undang-undang yang melarang anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial. Regulasi tersebut, yang disertai sanksi tegas, dianggap sebagai salah satu aturan terketat di dunia. Perusahaan teknologi yang melanggar aturan ini terancam denda hingga 50 juta dolar Australia.
Sebagai langkah antisipasi, Oleh Soleh mendesak pemerintah untuk menyusun aturan serupa. Ia mengusulkan agar beberapa kementerian atau lembaga terkait bekerja sama membuat SKB guna membatasi akses internet dan penggunaan HP bagi anak-anak.
“Kita sebagai negara demokratis dan agamis seharusnya bisa membuat regulasi yang tegas untuk melindungi generasi muda dari bahaya konten negatif di internet,” tegas legislator dari Dapil Jawa Barat XI tersebut.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya diperlukan untuk menjaga moral generasi muda tetapi juga untuk menyeimbangkan antara kemajuan teknologi dengan tanggung jawab sosial.
Oleh Soleh mengajak semua pihak, khususnya pemerintah, untuk memberi perhatian serius terhadap masalah ini. Regulasi khusus yang mengatur pembatasan akses internet dan penggunaan HP bagi anak-anak, menurutnya, harus segera dirumuskan dan diterapkan demi kebaikan masa depan bangsa.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk melindungi anak-anak dari bahaya yang dapat timbul akibat penggunaan internet tanpa pengawasan,” tutupnya.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.