Fakta Nasional

Pemerintah pusat meningkatkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah

FAKTA GROUP - Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Fokus utama diarahkan pada Kabupaten Pulang Pisau yang saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan. Saat meninjau Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla di Desa Tumba…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Yusvan Connery Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 01 August 2026 📖 2 menit
Pemerintah pusat meningkatkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah
Oplus_16908288
) -->

FAKTA GROUP - Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Fokus utama diarahkan pada Kabupaten Pulang Pisau yang saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan.

Saat meninjau Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Jumat (31/7/2026), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa seluruh unsur yang tergabung dalam satuan tugas harus bergerak cepat memadamkan api sebelum meluas, dilansir dari websir dari : https://www.bnpb.go.id/berita/menko-polkam-dan-kepala-bnpb-optimalkan-penanganan-karhutla-di-kalimantan-tengah

Menurutnya, keberhasilan penanganan sangat ditentukan oleh kecepatan respons di lapangan. Semakin dini titik api dipadamkan, semakin kecil risiko kebakaran berkembang menjadi lebih luas dan sulit dikendalikan.

"Pantau terus, jangan sampai ada titik api lagi. Kita lebih baik menyelesaikannya saat titik api masih kecil. Saya yakin kita semua mampu menyelesaikan ini," tegas Djamari.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Dr. Suharyanto, memastikan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Dukungan tersebut meliputi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penambahan armada udara, distribusi logistik, hingga penyediaan berbagai peralatan pemadaman.

Suharyanto juga meminta pemerintah daerah melalui BPBD bersama Satgas Karhutla melakukan pendataan kebutuhan lapangan secara rinci agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kondisi di lokasi kebakaran.

Selain itu, Satgas Darat diminta terus diperkuat melalui penambahan personel, mobil tangki air, pompa, selang, serta tangki air portabel untuk mempercepat proses pemadaman.

"Yang paling memahami kebutuhan di lapangan adalah jajaran daerah. Karena itu, kebutuhan harus dipetakan secara spesifik agar dukungan dari pemerintah pusat tepat sasaran," ujarnya.

Data terbaru menunjukkan luas lahan yang terdampak karhutla di Kalimantan Tengah telah mencapai sekitar 3.069,52 hektare. Saat ini, operasi pemadaman dipusatkan di Desa Taruna dan Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.

Penanganan melibatkan personel gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta berbagai instansi terkait.

Meski upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif, petugas masih menghadapi tantangan di lapangan akibat perubahan arah angin yang berpotensi memperluas penyebaran api.

Pemerintah berharap sinergi seluruh unsur di lapangan mampu menekan perkembangan karhutla sehingga dampaknya terhadap masyarakat, lingkungan, serta aktivitas transportasi dapat diminimalkan.(Van)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK