Fakta Nasional

Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Speedboat di Seputar Anak Krakatau Hari ke-5 Nihil

FAKTANASIONAL.NET - Tim SAR gabungan masih terus mengoptimalkan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Rombongan tersebut dilaporkan hilang saat hendak melipu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 12 September 2026 📖 2 menit
Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Speedboat di Seputar Anak Krakatau Hari ke-5 Nihil
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Tim SAR gabungan masih terus mengoptimalkan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Rombongan tersebut dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Kelima jurnalis yang dicari adalah M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance). Sementara itu, tiga kru kapal yang mendampingi mereka yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) selaku guide.

BACA JUGA

Hari ke-4 Pencarian 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 300 Personil

Memasuki hari keempat pencarian pada Jumat (11/9/2026), keberadaan maupun kondisi seluruh korban masih belum dapat dipastikan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa pihak BNPB bersama instansi terkait terus memantau perkembangan operasi SAR dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Penyisiran Darat, Udara, dan Laut
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa penyisiran pada hari keempat dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang cukup mendukung.

Penyisiran Pulau-Pulau Sekitar: Tim SAR yang didukung KN SAR Tetuka dan RIB 02 Lampung menyisir daratan tiga pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau selama sekitar tiga jam. Tim tiba di Pulau Sertung pukul 10.45 WIB, lalu bergeser ke Pulau Rakata pada pukul 11.42 WIB, sebelum akhirnya menuju Pulau Sebesi untuk menyisir dan bermalam. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian Udara: Mengerahkan helikopter HR Helirescue 3604, tim melakukan pencarian dari udara selama satu jam di sekitar wilayah Last Known Position (LKP) atau titik terakhir speedboat terdeteksi sebelum hilang kontak.

BACA JUGA

Prabowo Perintahkan KSAL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari Wartawan Peliput Anak Krakatau yang Hilang

Temuan Petunjuk di Perairan: Tim SAR yang menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer menemukan satu buah life jacket berwarna oranye pada pukul 14.45 WIB di koordinat 6°09'04.6" S dan 105°42'46.4" E.

Temuan ini langsung diserahterimakan ke Posko Aju di Dermaga Ciwandan. Sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026) sore, personel TNI AL juga menemukan satu life jacket dan pelampung botol putih yang terapung di sebelah barat perairan Cikoneng-Labuan, Anyer.

Evaluasi Operasi SAR
Atas hasil penyisiran hari keempat tersebut, tim SAR gabungan akan menggelar evaluasi guna menentukan pola dan strategi pencarian berikutnya, termasuk rencana memperluas area penyisiran. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK