Pendaftaran Program Magang Pemerintah Dibuka 10–12 Oktober, Targetkan 20.000 Fresh Graduate
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Pemerintah 2025. Pendaftaran peserta berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 melalui situs maganghub.kemnaker.go.id. Program ini merupakan bagia…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Magang Pemerintah 2025. Pendaftaran peserta berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 melalui situs maganghub.kemnaker.go.id.
Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional untuk memperluas kesempatan kerja bagi 20.000 lulusan baru di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara dan pengusul program magang telah dilaksanakan pada 1–7 Oktober 2025. Proses seleksi dan pengumuman peserta dijadwalkan pada 13–14 Oktober, sementara pelaksanaan magang akan dimulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.
Program Magang Nasional 2025 bertujuan mendorong penyerapan tenaga kerja muda melalui pelatihan berbasis industri. Peserta akan menjalani masa magang selama enam bulan dengan menerima insentif Rp3,3 juta per bulan yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Peluang magang terbuka lintas sektor, mencakup industri makanan dan minuman, kreatif dan digital, komunikasi, sektor publik, manufaktur, pariwisata, logistik, pertanian, hingga jasa profesional.
Peserta wajib merupakan Warga Negara Indonesia, lulusan diploma atau sarjana maksimal satu tahun sejak kelulusan, dan berasal dari perguruan tinggi terdaftar di kementerian pendidikan tinggi.
Pendaftaran dilakukan melalui SIAPkerja, dengan data yang akan divalidasi sebelum proses seleksi oleh penyelenggara magang.
Perusahaan penyelenggara ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Binalattas dan wajib menyediakan mentor bagi peserta. Setiap peserta akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang dibiayai oleh DIPA Kemnaker.
Pemerintah mengalokasikan Rp198 miliar untuk membiayai insentif peserta magang, yang disalurkan melalui bank mitra seperti BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI.
Program ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 dengan total nilai mencapai Rp16,23 triliun.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa besaran dana tersebut merupakan perhitungan awal dan akan disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) masing-masing daerah.
“Program ini tidak hanya memberi pengalaman kerja, tapi juga memperkuat daya saing lulusan baru agar siap menghadapi pasar kerja modern,” ujar Yassierli pada 22 September 2025 lalu.[zul]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.