Penumpang Virgo Transport yang Hilang Tak Tercatat Manifest
FAKTANASIONAL.NET - Imam Suparno, 66, penumpang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, masih terus dilakukan. Ia kenek truk dari Surabaya hendak ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, namun namanya tidak tercatat dalam manifest penumpang kapa…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Imam Suparno, 66, penumpang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, masih terus dilakukan. Ia kenek truk dari Surabaya hendak ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, namun namanya tidak tercatat dalam manifest penumpang kapal.
BACA JUGA
Basarnas: KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut Kondisi Terbalik
Anak Imam, Novia, mendatangi Posko Informasi Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk mencari kabar keberadaan ayahnya yang hingga kini belum ditemukan.
"Nyari orang tua, bapak," kata Novia kepada wartawan di Surabaya, Selasa, 15 September 2026.
Imam diketahui berangkat menuju Banjarmasin pada Sabtu pagi. Sebelum berangkat, ia sempat berpamitan kepada keluarga untuk menyeberang menggunakan KMP Virgo Transport 8.
"Hari Sabtu jam 8 pagi pamit mau berangkat naik Kapal Virgo," ungkap Novia.
Kabar mengenai kecelakaan kapal tersebut diketahui Novia melalui media sosial. Khawatir dengan kondisi ayahnya, ia mendatangi posko untuk memastikan keberadaan Imam.
Namun saat memeriksa data penumpang, Novia mendapati nama ayahnya tidak tercantum dalam manifest KMP Virgo Transport 8. Padahal, Imam berangkat bersama seorang temannya yang namanya justru tercatat dalam manifest.
"Enggak ada namanya, enggak tahu," ucap Novia.
BACA JUGA
Kecelakaan KMP Virgo T-8, BPKN: Jangan Abaikan Hak Dasar Penumpang
Kondisi tersebut membuat keluarga semakin bingung karena hingga kini belum ada kepastian mengenai keberadaan Imam. Novia kemudian menyerahkan sejumlah data pendukung kepada petugas, termasuk kartu keluarga dan foto ayahnya.
Petugas meminta keluarga menunggu karena proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung. Bagi Novia, ucapan Imam sebelum berangkat pada Sabtu pagi kini terus membekas dalam ingatannya.
"Ini yang terakhir, udah capek," ujar Novia menirukan ucapan Imam.
Bagi keluarga, tidak tercatatnya nama Imam dalam manifest bukan berarti pencarian harus dihentikan. Novia berharap petugas tetap menelusuri keberadaan ayahnya hingga ada kepastian. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.