Fakta Nasional

Percepatan Pemulihan Jalur BBM di Wilayah Bencana Sumatera

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk memulihkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG di area terdampak bencana alam. Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi fokus utama pemulihan p…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 08 January 2026 📖 1 menit
Percepatan Pemulihan Jalur BBM di Wilayah Bencana Sumatera
Pertamina Indonesia/(foto:ilustrasi/fakta)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk memulihkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG di area terdampak bencana alam.

Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi fokus utama pemulihan pada bulan Januari ini. Upaya ini dilakukan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di lokasi bencana bisa segera kembali normal, dilansir pada 8 Januari 2026.

Direktur Pemasaran Regional, Eko Ricky Susanto, menyatakan bahwa daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah kini sudah bisa disuplai melalui jalur darat.

Penggunaan transportasi udara yang sebelumnya menjadi tumpuan utama perlahan mulai dikurangi seiring membaiknya infrastruktur jalan.

Tim tanggap darurat tetap disiagakan untuk memantau kelancaran pasokan energi secara langsung di lapangan.

Langkah percepatan ini juga merupakan strategi antisipasi menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang akan jatuh pada Februari dan Maret 2026.

Pertamina berkoordinasi dengan BPH Migas untuk memastikan stok LPG dan BBM tersedia dalam jumlah yang cukup.

Dukungan dari pemerintah daerah dan pusat sangat krusial dalam menerapkan regulasi khusus guna mempercepat proses recovery di wilayah-wilayah terdampak bencana tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK