Fakta Nasional

Percepatan Produksi Migas: Ribuan Sumur Minyak Jambi Masuk Tahap Verifikasi

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina bersama pemerintah mulai melakukan langkah konkret untuk meningkatkan produksi energi nasional. Sebanyak 8.864 titik sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi kini memasuki proses verifikasi faktual. Langkah bes…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 30 January 2026 📖 1 menit
Percepatan Produksi Migas: Ribuan Sumur Minyak Jambi Masuk Tahap Verifikasi
Foto dokumen Pertamina

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina bersama pemerintah mulai melakukan langkah konkret untuk meningkatkan produksi energi nasional. Sebanyak 8.864 titik sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi kini memasuki proses verifikasi faktual.

Langkah besar ini merupakan tindak lanjut langsung dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang bertujuan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

Tandry Adinegara, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi, menyatakan bahwa verifikasi lapangan akan dimulai pada 30 Januari 2026. Proses ini melibatkan tim gabungan dari SKK Migas pusat, wilayah Sumbagsel, hingga Kementerian ESDM.

Fokus utama verifikasi saat ini berada di Kabupaten Batang Hari, di mana ribuan sumur tersebut akan dikelola di bawah naungan enam koperasi yang nantinya dipersatukan dalam satu holding (induk) koperasi.

Selain Batang Hari, potensi sumur rakyat juga tersebar di Kabupaten Sarolangun dan Muaro Jambi. Namun, kedua wilayah tersebut masih menunggu kelengkapan legalitas badan hukum. Sarolangun berencana menggunakan skema koperasi dan BUMD, sementara Muaro Jambi akan dikelola melalui Perseroda.

Berdasarkan data akhir 2025, Batang Hari mendominasi dengan lebih dari 9.000 titik, menjadikannya tulang punggung rencana peningkatan produksi ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK