Fakta Nasional

Peresmian Direktorat PPA-PPO: Langkah Polri Lindungi Kelompok Rentan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Struktur baru ini dibentuk di 11 tingkat Polda dan 22 tingkat Pol…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 23 January 2026 📖 1 menit
Peresmian Direktorat PPA-PPO: Langkah Polri Lindungi Kelompok Rentan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO).

Struktur baru ini dibentuk di 11 tingkat Polda dan 22 tingkat Polres di seluruh Indonesia sebagai respons atas meningkatnya kasus kekerasan serta perdagangan manusia yang menyasar kelompok rentan.

Dalam peresmian di Gedung Bareskrim Polri (21/1/2026), Kapolri menekankan bahwa direktorat ini bertujuan memberikan rasa aman bagi korban. Selama ini, banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terlaporkan karena adanya trauma dan rasa takut.

Melalui sosialisasi intensif selama satu tahun terakhir, Polri berupaya meyakinkan masyarakat bahwa setiap laporan akan ditangani dengan pendekatan psikologis yang tepat dan perlindungan hukum yang maksimal.

Selain menangani kasus domestik, Direktorat PPA-PPO juga difokuskan untuk memberantas penyelundupan manusia (people smuggling).

Banyak warga negara Indonesia menjadi korban penipuan janji pekerjaan di luar negeri melalui jalur ilegal.

Kapolri menyatakan akan memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, hingga otoritas luar negeri guna memutus rantai perdagangan orang dan memastikan keselamatan pekerja migran Indonesia dari segala bentuk eksploitasi.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK