Fakta Nasional

Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Laut Tinggi di 22 Perairan Indonesia

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi yang berpotensi terjadi di berbagai perairan Indonesia pada Senin (1/12/2025), mulai pukul 07.00 WIB…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 01 December 2025 📖 1 menit
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Laut Tinggi di 22 Perairan Indonesia
Pembongkaran Bangunan untuk Atasi Banjir/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi yang berpotensi terjadi di berbagai perairan Indonesia pada Senin (1/12/2025), mulai pukul 07.00 WIB. Peningkatan gelombang ini dipicu oleh pola angin dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Di wilayah utara, angin bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan 4-30 knot, sementara di selatan angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6-25 knot. Kecepatan angin tertinggi tercatat di perairan seperti Selat Karimata, Samudra Pasifik utara Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat daya hingga Papua.

Daftar Wilayah Waspada

BMKG mengidentifikasi setidaknya 22 wilayah perairan dengan potensi gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Imbauan Keselamatan Maritim

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Samudra Hindia di berbagai sisi pulau Sumatera dan Jawa (Aceh hingga Jawa Timur, Bali, NTB, NTT), Selat Malaka bagian utara, Laut Arafuru bagian barat, Laut Natuna Utara, dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua. BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan pelayaran dan aktivitas di laut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK