Fakta Nasional

Peringatan Keras Prabowo: Aparat Jangan Jadi Beking Aktivitas Yang Ilegal

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali melontarkan peringatan tegas kepada seluruh instrumen penegak hukum di tanah air. Mengutip pemberitaan media terkini, Kepala Negara mendesak jajaran Tentara Nasional Indonesi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 17 May 2026 📖 1 menit
Peringatan Keras Prabowo: Aparat Jangan Jadi Beking Aktivitas Yang Ilegal
Peringatan Keras Prabowo: Aparat Jangan Jadi Beking Aktivitas Yang Ilegal/(Youtube: Serikat Presiden)

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali melontarkan peringatan tegas kepada seluruh instrumen penegak hukum di tanah air.

Mengutip pemberitaan media terkini, Kepala Negara mendesak jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), serta Kejaksaan untuk segera melakukan evaluasi internal guna memberantas praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang secara menyeluruh.

Pernyataan menohok ini disampaikan langsung oleh Prabowo di sela-sela agenda peresmian Museum Pahlawan Buruh Indonesia Marsinah yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada hari Sabtu (16/5).

Beliau menekankan bahwa kekuasaan penegakan hukum bukanlah tameng untuk melindungi kejahatan.

Dalam penyampaiannya, Prabowo menggarisbawahi larangan mutlak bagi aparat negara untuk bertindak sebagai pelindung atau beking berbagai aktivitas yang melanggar konstitusi.

Ia secara merinci menyebutkan sederet kejahatan krusial, mulai dari aksi penyelundupan, peredaran gelap narkotika, praktik perjudian, hingga bermacam tindak kejahatan ilegal lainnya.

"Semua institusi mulai dari tentara, kepolisian, hingga kejaksaan harus berani mengoreksi diri sendiri. Jangan sampai justru penegak hukum yang berada di balik layar untuk membekingi segala bentuk penyelewengan," tegas Presiden.

Pesan fundamental ini ia suarakan murni atas nama seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan kepastian serta institusi hukum yang bersih.

Lebih jauh, Prabowo juga menyoroti urgensi reposisi peran aparat keamanan agar semakin dekat dengan denyut nadi masyarakat.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk bertransformasi menjadi tentara dan polisi rakyat yang tulus mengabdi serta sungguh-sungguh dicintai warganya.

Menanggapi berbagai cibiran dari komunitas internasional terkait pelibatan aparat dalam urusan ketahanan pangan rakyat—seperti polisi yang ikut mengurus pertanian jagung atau prajurit tentara yang turun membantu di sawah—Prabowo mengaku tidak akan ambil pusing.

Menurutnya, mengentaskan penderitaan rakyat miskin jauh lebih esensial untuk diprioritaskan ketimbang sekadar memikirkan ejekan negara asing.

Ia pun memberikan apresiasi mendalam kepada pucuk pimpinan TNI dan Polri saat ini yang dinilai sukses merintis langkah mulia dalam pendekatan kemasyarakatan tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK