Fakta Nasional

Perkara Ijazah Jokowi Bergeser: Bukan Lagi Soal Pembuktian tapi Sikap Politik

FAKTANASIONAL.NET - Tak ada lagi sidang Pra-Peradilan Roy Suryo dan Dokter Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Keduanya sudah benar-benar duduk sebagai terdakwa. Sementara Jokowi saat ini berada di NTT mengunjungi korban bencana di NTT. Kasus ijazah i…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 18 September 2026 📖 1 menit
Perkara Ijazah Jokowi Bergeser: Bukan Lagi Soal Pembuktian tapi Sikap Politik
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Tak ada lagi sidang Pra-Peradilan Roy Suryo dan Dokter Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Keduanya sudah benar-benar duduk sebagai terdakwa. Sementara Jokowi saat ini berada di NTT mengunjungi korban bencana di NTT. Kasus ijazah ini sebetulnya juga bisa dikatakan sebagai bencana di Republik ini, karena tak kunjung selesai.

Majelis hakimnya sama, tapi sidangnya terpisah. Dokter Tifa sudah masuk perlawanan membacakan eksepsi. Sementara Roy Suryo baru mendengarkan dakwaan JPU. Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji dan Refly Harun, karena dakwaan JPU tak berubah, padahal sudah terbukti ditolak, pada saat dakwaan Dokter Tifa, pertama dulu.

Bahkan, Roy Suryo kecewa, karena yang banyak dikutip justru pernyataan Rismon Sianipar dan Balige Akademi, yang posisinya saat ini sudah berlawanan. Entah kenapa JPU masih mengutip orang yang sudah menarik diri dari kasus ini dan malah membebankan kesalahan kenapa Roy Suryo dan Dokter Tjuga

Kabarnya, Rismon akan menjadi saksi yang memberatkan Roy Suryo dan Tifa, dalam rangka membela ijazah Jokowi. Padahal, semua ini karena ulahnya juga. Memang aneh posisi Rismon ini. Tapi dia merasa seorang pahlawan pula di posisi yang seperti itu. Semua berubah, setelah ijazah S3-nya di Yamaguchi, Jepang dipersoalkan relawan Jokowi, hingga pergi mengusut ke Yamaguchi, Jepang sana.

Babak baru pembuktian keaslian ijazah Jokowi benar-benar baru dimulai. Meski persidangan pencemaran nama baik, fitnah, dan lain-lain, tapi keaslian ijazah Jokowi mestilah harus dibuktikan. Semua akan ditonton oleh publik. Tapi apa yang sebenarnya terjadi, mustahil tak diketahui yang sebenarnya sebungkam apa pun pihak-pihak yang mengetahuinya itu.

Karena begitu lamanya kasus ini, jangan-jangan publik sudah lebih dulu membuat kesimpulan di kepalanya masing-masing, bahkan sebelum persidangan pokok perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa saat ini dimulai. Asli atau palsu, kini bukan lagi sekadar pembuktian, melainkan sudah bergerak pada keyakinan atau sikap politik. Berat, memang. (ERIZAL)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK