PERPUHA Dukung Optimalisasi Layanan Umrah di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
TANGERANG, FAKTANASIONAL.NET - Perpindahan operasional penerbangan umrah dari Terminal 3 ke Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tange…
Dengarkan Ringkasan
TANGERANG, FAKTANASIONAL.NET - Perpindahan operasional penerbangan umrah dari Terminal 3 ke Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Handling AIRPORT (PERPUHA), H. Holiludin, yang menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji dan umrah di Indonesia.
Holiludin secara pribadi maupun atas nama organisasi PERPUHA, sangat mengapresiasi langkah yang diambil InJourney Airport Soekarno-Hatta dalam mengoptimalkan pelayanan penerbangan khusus umrah dan haji.
"Kebijakan ini adalah sebuah terobosan yang memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas layanan kepada para jamaah," tegas Holiludin.
Ia menjelaskan, Terminal 2 kini menjadi terminal yang lebih berfokus pada pelayanan khusus jamaah haji dan umrah. Dengan adanya terminal khusus tersebut, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih tertata, lebih nyaman, serta mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik sejak proses keberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, perpindahan operasional ini juga dinilai mampu menciptakan efisiensi dalam pengelolaan arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Selama ini Terminal 3 melayani berbagai jenis penerbangan sehingga kerap mengalami kepadatan.
Dengan dipusatkannya penerbangan Timur Tengah khusus para jemaah umrah di Terminal 2, potensi penumpukan penumpang dapat dikurangi sehingga aktivitas operasional bandara menjadi lebih lancar dan teratur.
Holiludin juga menegaskan seluruh proses pemindahan operasional telah dilakukan melalui koordinasi yang baik antara InJourney Airport dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Berbagai sistem pelayanan, prosedur operasional, serta regulasi yang berlaku telah dipersiapkan secara matang sehingga implementasi kebijakan tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya perpindahan terminal, perubahan tersebut juga dibarengi dengan penyesuaian operasional sejumlah maskapai penerbangan yang melayani jamaah umrah.
Saat ini, maskapai dengan rute Jakarta–Jeddah, Jakarta–Madinah maupun penerbangan transit telah dapat melakukan proses check-in di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sehingga memudahkan jamaah dalam proses keberangkatan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas check-in counter yang telah disesuaikan dengan standar masing-masing maskapai menjadi salah satu bentuk peningkatan layanan yang patut diapresiasi.
Di sisi lain, fasilitas area kedatangan (arrival area) juga telah dipersiapkan dengan baik sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi jamaah yang baru tiba maupun keluarga yang melakukan penjemputan.
Sebagai Ketua Umum PERPUHA, Holiludin berharap inovasi yang dilakukan InJourney Airport terus berlanjut demi menghadirkan pelayanan berkelas internasional bagi jamaah Indonesia.
Ia optimistis bahwa dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap serta pengelolaan operasional yang profesional, Terminal 2 akan menjadi pusat layanan umrah yang semakin representatif dan mampu memenuhi kebutuhan para pengguna jasa penerbangan.
Dukungan dari PERPUHA tersebut menjadi bentuk sinergi antara pelaku usaha jasa kebandarudaraan dengan pengelola bandara dalam mewujudkan pelayanan prima bagi jamaah haji dan umrah.
Langkah InJourney Airport memusatkan aktivitas umrah di Terminal 2 diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat posisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai gerbang utama keberangkatan jamaah umrah Indonesia dengan standar pelayanan yang semakin modern, aman, dan berkualitas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.