Persiapan Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Fokus Perbaikan Jalan dan Transportasi Multimoda
FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah mulai mematangkan kesiapan infrastruktur nasional guna menghadapi siklus arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fokus utama koordinasi lintas kementerian saat ini tertuju pada perbaikan kualitas jalan serta optimalisasi la…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah mulai mematangkan kesiapan infrastruktur nasional guna menghadapi siklus arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Fokus utama koordinasi lintas kementerian saat ini tertuju pada perbaikan kualitas jalan serta optimalisasi layanan transportasi multimoda untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa peningkatan volume pemudik tahun ini menuntut kesiapan infrastruktur yang lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya.
"Jalan-jalan yang dalam kondisi yang kurang baik sehari ini juga harus terus kita perbaiki," ujar AHY di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Percepatan Jalur Utama dan Alternatif
Baca Juga: Pertamina Kembali Hadirkan Program Mudik Gratis, Berikut Link Pendaftarannya
Kementerian Pekerjaan Umum telah menginstruksikan program percepatan perbaikan pada ruas-ruas jalan rusak yang berpotensi menghambat laju kendaraan.
Langkah ini mencakup pemeliharaan jalur arteri utama serta pembersihan jalur alternatif agar dapat menampung beban kendaraan saat mencapai puncak arus.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah memberikan perhatian khusus pada kesiapan transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Dengan proyeksi jumlah pemudik mencapai 143 juta orang, keandalan sarana dan prasarana moda transportasi menjadi faktor krusial.
"Kita harapkan transportasi multimoda, baik melalui darat, laut, udara, termasuk juga sektor kereta api, ini semuanya siap, baik sarana maupun perasarananya," kata AHY.
Mitigasi Risiko Kecelakaan
Di samping aspek fisik, pemerintah menekankan pentingnya mitigasi risiko untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Sosialisasi kewaspadaan bagi pengendara terus didorong guna meminimalisir potensi korban jiwa dan kerugian materil selama periode mudik berlangsung.
Koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan operator jalan tol dipastikan akan diperketat melalui skema rekayasa lalu lintas yang akan diumumkan mendekati hari raya, menyesuaikan dengan dinamika volume kendaraan di lapangan.
Baca Juga: HKA Optimalkan 4 Pelayanan dalam Menyukseskan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.