Fakta Nasional

Pertamina Drilling Awali 2026 dengan Komitmen Keselamatan di Rig DRJ-001

FAKTANASIONAL.NET - Mengawali aktivitas di tahun 2026, Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Avep Disasmita, melakukan kunjungan kerja ke RIG PDSI#40.3/DS1500-E yang tengah beroperasi di sumur eksplorasi Daraj…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 03 January 2026 📖 2 menit
Pertamina Drilling Awali 2026 dengan Komitmen Keselamatan di Rig DRJ-001
Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Avep Disasmita, melakukan kunjungan kerja ke RIG PDSI#40.3/DS1500-E, sumur eksplorasi Darajingga (DRJ)-001, wilayah kerja PT Pertamina EP Zona 11 Regional 4, Cepu, Jawa Tengah/Dok. Pertamina.

FAKTANASIONAL.NET - Mengawali aktivitas di tahun 2026, Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Avep Disasmita, melakukan kunjungan kerja ke RIG PDSI#40.3/DS1500-E yang tengah beroperasi di sumur eksplorasi Darajingga (DRJ)-001, wilayah kerja PT Pertamina EP Zona 11 Regional 4, Cepu, Jawa Tengah, Kamis (1/1/2026).

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen manajemen dalam memastikan seluruh kegiatan pengeboran berjalan aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan cadangan minyak dan gas nasional. Sumur eksplorasi DRJ-001 mulai dibor sejak 9 Oktober 2025 dengan target kedalaman hingga 3.500 meter.

Di hadapan kru rig, Avep menegaskan bahwa aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) merupakan prioritas utama dalam setiap operasi. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengeboran tidak hanya diukur dari pencapaian target, tetapi juga dari kemampuan seluruh pekerja kembali ke rumah dalam kondisi selamat dan sehat.

Menurutnya, target operasi yang tinggi dan tantangan di lapangan tidak boleh mengorbankan keselamatan. Komitmen Zero Accident harus menjadi budaya kerja yang dijaga secara konsisten oleh seluruh perwira Pertamina Drilling.

“Target operasi boleh tinggi, tantangan boleh berat, tetapi keselamatan tidak boleh dikompromikan. Zero Accident bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus kita jaga bersama setiap hari,” kata Avep dalam rilis pertamina yang dipublish, Jumat (2/1/2025).

Avep mengingatkan seluruh kru agar disiplin menerapkan prosedur kerja aman, menggunakan alat pelindung diri, serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja. Ia juga menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan antarpekerja sebagai bagian dari pencegahan kecelakaan.

Hingga 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, RIG PDSI#40.3/DS1500-E telah mencatatkan total jam kerja selamat sebesar 3.450.308 jam. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi penerapan standar HSSE dalam operasional pengeboran.

Avep menilai pencapaian tersebut harus menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas operasional di tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan menjaga keselamatan akan berdampak langsung pada keandalan operasi, efisiensi biaya, serta keberlanjutan proyek.

Operasi pengeboran sumur DRJ-001 sendiri memiliki nilai strategis dalam mendukung upaya Pertamina Group meningkatkan cadangan migas domestik sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi nasional.

“Operasi yang aman adalah operasi yang paling produktif. HSSE yang kuat memastikan proyek berjalan tepat waktu, efisien, dan memberikan nilai maksimal bagi perusahaan dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Rig Superintendent PDSI#40.3/DS1500-E, Agung Priambodo, menyampaikan bahwa kunjungan manajemen memberikan motivasi tersendiri bagi kru di lapangan untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan mengedepankan keselamatan.

Menutup kunjungan kerjanya, Avep kembali menegaskan komitmen keselamatan sebagai tekad bersama di awal tahun 2026, agar seluruh kegiatan pengeboran terus memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK