Fakta Nasional

Pertamina Peringkat Satu Dunia dalam Pengelolaan Risiko ESG

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pertamina kembali menorehkan prestasi internasional dalam aspek keberlanjutan. Lembaga Global Sustainalytics memberikan skor ESG Risk Rating sebesar 23,1 bagi Pertamina per Desember 2025. Skor yang lebih rendah ini menan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 09 January 2026 📖 1 menit
Pertamina Peringkat Satu Dunia dalam Pengelolaan Risiko ESG
PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Gas PGN menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan regulasi baru tata kelola harga gas bumi nasional dan penurunan harga LNG industri dari Kementerian ESDM./Dok. Fkn.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pertamina kembali menorehkan prestasi internasional dalam aspek keberlanjutan. Lembaga Global Sustainalytics memberikan skor ESG Risk Rating sebesar 23,1 bagi Pertamina per Desember 2025.

Skor yang lebih rendah ini menandakan risiko yang semakin terkendali, sekaligus mengukuhkan posisi Pertamina di peringkat pertama dunia pada sub-industri Integrated Oil and Gas, dilansir pada 9 Januari 2026.

Keberhasilan ini selaras dengan penilaian dari MSCI yang menaikkan rating Pertamina dari BB menjadi BBB. Selain itu, dalam aspek pengelolaan lingkungan, CDP memberikan peringkat A- untuk kategori Water Security.

Pencapaian ini membuktikan bahwa Pertamina mampu mengintegrasikan strategi bisnis dengan kepedulian lingkungan secara konsisten dan transparan.

Menurut manajemen Pertamina, implementasi ESG bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan strategi inti untuk menjaga ketahanan bisnis di masa depan.

Fokus pada mitigasi perubahan iklim dan tanggung jawab sosial menjadi fondasi bagi perusahaan untuk berkontribusi nyata pada masyarakat global sekaligus memimpin transisi energi yang berkelanjutan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK