Fakta Nasional

Pertamina Perluas Jaringan Desa Energi Berdikari di 262 Titik Seluruh Indonesia

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina (Persero) terus memperluas jangkauan program transisi energi berbasis masyarakat melalui inisiatif Desa Energi Berdikari (DEB). Hingga akhir Maret 2026, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi ini tercatat tela…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 03 July 2026 📖 2 menit
Pertamina Perluas Jaringan Desa Energi Berdikari di 262 Titik Seluruh Indonesia
PT Pertamina (Persero) telah mengoperasikan fasilitas energi terbarukan di 262 Desa Energi Berdikari (DEB) di seluruh Indonesia guna mendorong kemandirian energi dan aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal./Dok. Pertamina
) -->

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina (Persero) terus memperluas jangkauan program transisi energi berbasis masyarakat melalui inisiatif Desa Energi Berdikari (DEB).

Hingga akhir Maret 2026, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi ini tercatat telah mengembangkan program tersebut di 262 desa di berbagai wilayah Indonesia guna memperkuat penyediaan energi bersih lokal dan mendukung produktivitas ekonomi pedesaan.

Fasilitas energi terbarukan yang telah dibangun dalam program ini mencakup pembangkit listrik tenaga surya dengan total kapasitas 1.302.700 watt-peak (Wp).

Selain itu, terdapat pasokan biogas dan biometana sebesar 959.302 meter kubik per tahun, serta pemanfaatan pembangkit listrik tenaga mikrohidro berkapasitas 52.500 watt.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa pengembangan DEB diorientasikan untuk menyelaraskan aspek keberlanjutan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per Hari Ini, Pertamina: Mengacu Dinamika Harga Pasar Minyak Dunia

Pemanfaatan energi bersih di tingkat desa ini difungsikan sebagai penopang aktivitas produksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penguatan ketahanan pangan lokal.

"Melalui program DEB, Pertamina menghadirkan energi bersih yang mampu menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Energi yang tersedia membantu meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa," kata Baron dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan data operasional perusahaan, pemanfaatan infrastruktur energi terbarukan ini berkontribusi pada peningkatan produksi pangan lokal yang mencapai 21.357 ton per tahun sepanjang tahun 2025.

Dari aspek lingkungan, pasokan energi bersih dari program DEB dilaporkan telah mereduksi emisi gas rumah kaca sebesar 72.979 ton CO2e per tahun hingga Juni 2026, yang menjadi bagian dari upaya pemenuhan target Net Zero Emission (NZE) nasional.

"Indonesia memiliki potensi energi bersih yang sangat besar. Pertamina akan terus memperluas program Desa Energi Berdikari agar semakin banyak masyarakat desa yang memperoleh manfaat, baik dari sisi akses energi, peningkatan ekonomi, maupun ketahanan pangan," ujar Baron menambahkan.

Secara kumulatif, dampak langsung dari penyediaan energi terbarukan melalui DEB ini telah menjangkau 96.925 jiwa di wilayah rural.

Sementara untuk seluruh program pemberdayaan kemasyarakatan yang dikelola Pertamina, total penerima manfaat tercatat berada di angka 283.841 jiwa.

"Bagi Pertamina, transisi energi harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami akan terus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tutur Baron.

Baca Juga: Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Mulai 10 Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK