Fakta Nasional

Pesan Kapolri di Purwakarta: Buruh Adalah Pahlawan Devisa Bangsa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menghadiri HUT KSPSI ke-53 di Purwakarta, 21 Februari 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan peranan krusial buruh dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Kapolri menyebut para pekerja sebagai "pahlawan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 22 February 2026 📖 1 menit
Pesan Kapolri di Purwakarta: Buruh Adalah Pahlawan Devisa Bangsa
Pesan Kapolri di Purwakarta: Buruh Adalah Pahlawan Devisa Bangsa/(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menghadiri HUT KSPSI ke-53 di Purwakarta, 21 Februari 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan peranan krusial buruh dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Kapolri menyebut para pekerja sebagai "pahlawan devisa" yang harus dilindungi hak-haknya. Melalui program hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah, ribuan lapangan kerja baru diprediksi akan terbuka luas bagi masyarakat.

Salah satu poin penting dalam pidatonya adalah jaminan akses kesehatan yang lebih cepat bagi buruh dan keluarganya.

Jenderal Sigit secara spesifik memerintahkan Kapusdokkes Polri agar memprioritaskan pasien BPJS dari kalangan pekerja di jaringan RS Bhayangkara.

Hal ini merupakan bentuk apresiasi Polri atas dedikasi buruh dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui sektor industri.

Di akhir sambutannya yang bertepatan dengan momentum Ramadan, Kapolri mengajak serikat pekerja untuk terus berkolaborasi menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pekerja, pengusaha, dan kepolisian adalah kunci utama untuk memperjuangkan kesejahteraan tanpa mengganggu ketertiban umum. Harapannya, sinergi ini dapat membawa dampak positif bagi ekonomi keluarga buruh secara langsung.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK