Fakta Nasional

Pesan Kuat dari Brussels: Prabowo Ajak Dunia Pilih Kerja Sama, Bukan Perpecahan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dan Uni Eropa mengirimkan pesan yang kuat mengenai pentingnya kolaborasi. Dalam lawatannya ke Brussels, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerja sama adalah j…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 14 July 2025 📖 1 menit
Pesan Kuat dari Brussels: Prabowo Ajak Dunia Pilih Kerja Sama, Bukan Perpecahan
Presiden Prabowo Subianto/(YouTube)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Di tengah ketidakpastian geopolitik global, Indonesia dan Uni Eropa mengirimkan pesan yang kuat mengenai pentingnya kolaborasi.

Dalam lawatannya ke Brussels, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerja sama adalah jalan terbaik untuk menghadapi tantangan zaman.

Pernyataan ini disampaikannya saat bertemu dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di mana keduanya merayakan rampungnya perundingan perjanjian kemitraan ekonomi (IEU-CEPA).

Presiden Prabowo secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap Eropa dan memandangnya sebagai mitra strategis yang krusial.

Ia menekankan bahwa di tengah dunia yang penuh kebingungan, langkah Indonesia dan Uni Eropa untuk mempererat kemitraan adalah contoh yang tepat bagi dunia. Menurutnya, sudah saatnya negara-negara di dunia berhenti mempertajam perbedaan dan mulai membangun jembatan kerja sama yang saling menguntungkan.

Dalam dialognya, Presiden Prabowo tidak ragu mengakui peran kepemimpinan Eropa dalam banyak aspek kehidupan modern. “Kami banyak melihat ke Eropa,” ujarnya, seraya menyatakan keinginannya agar Eropa memiliki peran dan kehadiran yang lebih kuat dalam perekonomian Indonesia.

Pernyataan ini menjadi sinyal jelas bahwa Indonesia membuka pintu lebar bagi investasi dan kolaborasi teknologi dari negara-negara Eropa. Alih-alih membangun tembok isolasi, Indonesia secara proaktif mengundang Eropa untuk menjadi bagian dari perjalanan pembangunannya, sebuah pandangan yang disambut hangat oleh para pemimpin Uni Eropa.

Ursula von der Leyen menyambut baik pandangan Presiden Prabowo dan menyoroti kesamaan nilai yang fundamental antara Indonesia dan Uni Eropa. Ia menggarisbawahi bahwa kedua pihak sama-sama menjunjung tinggi demokrasi dan keberagaman. Von der Leyen secara spesifik menyebut semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka Tunggal Ika," yang memiliki semangat serupa dengan moto Uni Eropa, "United in Diversity."

Kesamaan visi ini menjadi landasan kokoh yang membuktikan bahwa kemitraan keduanya dibangun di atas fondasi nilai-nilai bersama, bukan sekadar kepentingan ekonomi sesaat, dan menjadi pesan kuat melawan tren perpecahan global. [dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK