Fakta Nasional

Pesan Nadiem Makarim di Sidang Tipikor: Jangan Putus Asa pada Indonesia

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, memberikan pernyataan emosional dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (23/2). Di tengah proses hukum yang dijalaninya, Nadiem justru menyelipkan pe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 24 February 2026 📖 1 menit
Pesan Nadiem Makarim di Sidang Tipikor: Jangan Putus Asa pada Indonesia
Mantan Mendikbudristek, Nadim Makarim didampingi Pengacara Kondang, Hotman Paris, saat mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (4/9/2025)/Sumber Foto: CNN.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, memberikan pernyataan emosional dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (23/2).

Di tengah proses hukum yang dijalaninya, Nadiem justru menyelipkan pesan optimisme bagi generasi muda agar tidak kehilangan kepercayaan pada masa depan bangsa.

Nadiem mengenang masa-masa saat ia menempuh pendidikan S2 di Amerika Serikat. Kala itu, peluang berkarier di luar negeri sangat terbuka lebar, namun ia memilih pulang untuk mengeksekusi ide Gojek.

Baginya, perubahan besar hanya bisa terjadi jika anak muda berani kembali dan membangun di tanah air sendiri. Keputusan tersebut terbukti mampu menciptakan jutaan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi nasional.

Setelah sukses di dunia bisnis, Nadiem memilih jalur pengabdian sebagai menteri karena percaya bahwa membangun manusia adalah fondasi utama kemajuan.

Ia memahami rasa lelah dan skeptisisme anak muda yang belajar di luar negeri saat melihat tantangan di dalam negeri. Namun, ia menegaskan bahwa menjauh bukanlah solusi; Indonesia justru butuh perspektif global dan semangat pembaruan dari mereka.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK