Fakta Nasional

Pesantren Sebagai Kawah Candradimuka: Komitmen Pemerintah Bagi Santri

FAKTANASIONAL.NET - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa peran pesantren dalam mencetak calon pemimpin bangsa tidak akan pernah dikesampingkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto. Pesantren dinilai memiliki keunikan karena tid…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 March 2026 📖 1 menit
Pesantren Sebagai Kawah Candradimuka: Komitmen Pemerintah Bagi Santri
Kementerian ESDM tengah menggodok relaksasi kuota RKAB batu bara dengan memprioritaskan perusahaan penyetor royalti terbesar guna mengoptimalkan penerimaan negara tanpa mengganggu stabilitas harga komoditas global.(Dok. BPMI Setpres)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa peran pesantren dalam mencetak calon pemimpin bangsa tidak akan pernah dikesampingkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto.

Pesantren dinilai memiliki keunikan karena tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan teknologi, tetapi juga menanamkan jiwa nasionalisme yang kuat sejak dini, 10 Maret 2026.

Pemerintah berkomitmen untuk melibatkan dunia pesantren dalam berbagai kebijakan strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke lingkungan pondok.

Selain itu, beasiswa LPDP kini mulai diarahkan secara serius untuk menjangkau para santri agar mereka memiliki akses pendidikan tinggi yang setara dengan lulusan sekolah umum.

Bahlil berpendapat bahwa selama ini potensi santri sering kali terlewatkan dalam skema beasiswa besar. Padahal, kualitas intelektual anak-anak pesantren sangat kompetitif.

Dengan memberikan perhatian khusus pada akses pendidikan dan kesejahteraan, pemerintah berharap pesantren terus eksis sebagai pilar penjaga moral sekaligus motor penggerak kemajuan bangsa di masa depan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK