Fakta Nasional

PGN Kelar Gelar RUPST 2025, Berikut Hasil Lengkap Keputusannya

JAKARTA FAKTANASIONAL.NET - PT Perusahaan Gas Negara Tbk selaku Subholding Gas Pertamina melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di Auditorium Graha PGAS Kantor Pusat PGN, Jakarta, pada Rabu, (28/05/2025). Sekretaris P…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 29 May 2025 📖 2 menit
PGN Kelar Gelar RUPST 2025, Berikut Hasil Lengkap Keputusannya
Jajaran Direksi PGN hasil keputusan RUPST 2025 yang digelar di di Auditorium Graha PGAS Kantor Pusat PGN, Jakarta, pada Rabu, (28/05/2025)/Corsec.
) -->

JAKARTA FAKTANASIONAL.NET - PT Perusahaan Gas Negara Tbk selaku Subholding Gas Pertamina melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 di Auditorium Graha PGAS Kantor Pusat PGN, Jakarta, pada Rabu, (28/05/2025).

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman mengungkapkan bahwa RUPST ini merupakan sebagai komitmen dalam melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan Good Corporate Governance (GCG).

Rapat ini mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024, Laporan Keuangan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024, serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Perseroan Tahun Buku 2024, sekaligus pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2024.

Dalam agenda Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2024 yang berjumlah USD 339,4 juta, pemegang saham memutuskan sebesar USD 271,5 juta atau 80% dari laba bersih dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham sesuai porsi kepemilikan saham pada perseroan.

Dividen dibayarkan secara tunai dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan nilai tukar kurs tengah Bank Indonesia sesuai tanggal pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2024 selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah diumumkannya Ringkasan Risalah RUPST.

"Besaran dividen tersebut mempertimbangkan keberlanjutan bisnis PGN sebagai bagian dari pertanggungjawaban perseroan kepada seluruh pemegang saham," kata Fajriyah dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi, Kamis (29/5/2025).

"Kemudian sebesar USD 67,8 juta sebagai saldo laba ditahan, termasuk untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan," tambahnya.

PGN sebagai Subholding Gas Pertamina terang Fajriyah, telah melakukan pengelolaan perusahaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur sepanjang tahun 2024, dengan didukung oleh cost optimization dan liability management.

Strategi yang dijalankan ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pertumbuhan keuangan dan keberlanjutan bisnis yang positif di tengah tantangan industri energi yang dinamis.

Ke depan, PGN akan menerapkan strategi bisnis yang terstruktur, inovatif dan berkelanjutan untuk meraih peluang pertumbuhan dan menghadapi tantangan di sektor energi.

PGN juga siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi ke berbagai lapisan masyarakat, dalam rangka mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Hal ini termasuk menjalankan penugasan dari pemerintah yaitu pengembangan jargas non-APBN bagi rumah tangga dan pelanggan kecil serta pembangunan Pipa Tegal – Cilacap untuk memenuhi kebutuhan gas bumi ke Refinery Unit (RU) Cilacap,” ungkap Fajriyah.

Selain membahas terkait Laporan Keuangan, terang Fajriyah, dalam RUPST ini juga memutuskan perubahan susunan keanggotaan dewan komisaris PT PGN Tbk, sehingga susunan keanggotaan dewan komisaris dan direksi PT PGN Tbk menjadi sebagai berikut:

Susunan Komisaris:
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Amien Sunaryadi.
Komisaris : Warih Sadono.
Komisaris Independen: Christian H. Siboro.
Komisaris Independen : Dini Shanti Purwono.
Komisaris Independen : Tony Setyo Boedi Hoesodo.
Komisaris Independen : Abdullah Aufa Fuad.

Susunan Direksi:
Direktur Utama: Arief Setiawan Handoko.
Direktur Keuangan: Fadjar Harianto Widodo.
Direktur Komersial: Ratih Esti Prihatin.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Harry Budi Sidharta.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis: Rosa Permata Sari.
Direktur Manajemen Risiko: Arief Kurnia Risdianto.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis : Rachmat Hutama.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK