PKB Usulkan Gus Dur Pahlawan Nasional, Gus Imin: Bangsa Ini Butuh Inspirasi Gus Dur
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi akan mengusulkan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Langkah ini menjadi bagian dari penghormatan atas dedikasi Gus Dur…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi akan mengusulkan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Langkah ini menjadi bagian dari penghormatan atas dedikasi Gus Dur dalam memperjuangkan kebhinekaan, keberagaman, persatuan, dan kemanusiaan.
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyatakan bahwa Gus Dur sangat layak mendapatkan gelar tersebut. "Hari ini, kita bisa menikmati berbagai keadaan karena jerih payah dan pengorbanan Gus Dur untuk bangsa kita," ujar Gus Muhaimin dalam acara Haul ke-15 Gus Dur yang digelar Badan Persaudaraan Antariman (Berani) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat malam (13/12/2024).
Ia menambahkan bahwa perjuangan Gus Dur harus terus dilanjutkan oleh seluruh elemen bangsa. "PKB bersama MPR telah meneguhkan bahwa Gus Dur tidak pernah melakukan kesalahan konstitusional selama memimpin pemerintahan. Semangat dan spirit perjuangan Gus Dur adalah warisan yang harus diteruskan," kata Menko Pemberdayaan Masyarakat ini.
Gus Muhaimin juga mengapresiasi langkah Fraksi PKB MPR RI yang menjadi inisiator pencabutan Ketetapan MPR Nomor II/MPR/2001 tentang Pertanggungjawaban Presiden KH Abdurrahman Wahid, yang sebelumnya terkait pemberhentiannya sebagai Presiden. Pencabutan itu disahkan pada Sidang Paripurna MPR 25 September 2024.
"Cicit KH Bisri Syansuri ini berharap pengukuhan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional bisa segera terwujud. 'Gus Dur tidak membutuhkan gelar itu, tetapi bangsa ini membutuhkan sosok Gus Dur sebagai inspirasi bagi kita semua,' ujarnya."
Sejumlah tokoh lintas agama turut menandatangani dukungan untuk pengusulan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional, termasuk Romo Frans Magnis Suseno, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia Budi S Tanuwibowo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, hingga Kepala Wisma Sangha Theravada Indonesia YM Bhikkhu Dharmasubho.
Selain itu, tokoh lainnya seperti Gus Nuril, Nadya Alfi Roihana (Wakil Ketua Harian DPP PKB), dan Havid Al Bizkit (content specialist Republika) juga hadir dalam acara tersebut.
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB, Rusdi Kirana, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun tahapan pengajuan resmi gelar Pahlawan Nasional bagi Gus Dur.
"Secara pribadi, Gus Dur adalah pahlawan yang memberikan dampak nyata bagi saya dan banyak minoritas di Indonesia. Melalui perjuangan Gus Dur, kami yang dulu merayakan Tahun Baru Imlek secara sembunyi-sembunyi kini dapat melakukannya secara terbuka," ujar Rusdi yang juga pendiri Lion Air Group.
PKB menegaskan, langkah ini bukan sekadar formalitas, tetapi pengakuan atas jasa Gus Dur yang telah memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman. Dengan usulan ini, diharapkan sosok Gus Dur dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun Indonesia yang lebih toleran dan inklusif. [dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.