PMI Desak Pemerintah Ambil "Langkah Luar Biasa" Tangani Banjir Aceh: Prioritas Komunikasi dan Logistik
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Banjir besar yang melanda hampir seluruh Provinsi Aceh sejak awal pekan ini telah memicu desakan dari Palang Merah Indonesia (PMI) agar pemerintah pusat segera bertindak. Ketua Bidang Organisasi PMI, Sudirman Said, pada…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Banjir besar yang melanda hampir seluruh Provinsi Aceh sejak awal pekan ini telah memicu desakan dari Palang Merah Indonesia (PMI) agar pemerintah pusat segera bertindak. Ketua Bidang Organisasi PMI, Sudirman Said, pada Jumat, 28 November 2025, menuntut adanya langkah luar biasa untuk mengatasi kelumpuhan total akibat bencana ini.
Ia menyoroti tiga kebutuhan mendesak: menghidupkan kembali sistem komunikasi darurat, memastikan pasokan energi cadangan (genset), dan segera mengirimkan logistik makanan siap saji melalui udara.
Kelumpuhan Komunikasi Jadi Penghalang Utama
Saat ini, koordinasi penanganan bencana di Aceh lumpuh total karena hampir seluruh wilayah mengalami padam listrik dan tower seluler tumbang. Akibatnya, sinyal telepon dan internet hilang berhari-hari. Sudirman Said melaporkan bahwa bahkan posko aparat seperti Polsek, Koramil, dan Puskesmas tidak memiliki alat komunikasi yang berfungsi, membuat semua tim di lapangan merasa lumpuh.
Permintaan Respons Cepat dari Pusat
Analis komunikasi politik, Hendri Satrio (Hensat), turut mendesak pemerintah pusat untuk cepat tanggap terhadap masalah bencana ini, dan tidak hanya fokus pada isu ekonomi negara. Hensat menekankan bahwa kehadiran dan solusi nyata dari pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mencegah isu bencana ini tertutup oleh polemik politik seperti isu PT IMIP. Ia meminta pemerintah segera turun tangan menghadirkan solusi konkret.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.