Fakta Nasional

Polda Metro Jaya: Barang Bukti Kami Jaga Ketat

FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di area penyimpanan barang bukti kasus korupsi yang menyeret nama Asabri, Krakatau Steel, hingga sektor batu bara. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan pada Jumat…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 11 July 2026 📖 1 menit
Polda Metro Jaya: Barang Bukti Kami Jaga Ketat
Polda Metro Jaya: Barang Bukti Kami Jaga Ketat/(ANTARA)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di area penyimpanan barang bukti kasus korupsi yang menyeret nama Asabri, Krakatau Steel, hingga sektor batu bara.

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan pada Jumat (10/7/2026) bahwa pengerahan personel bersenjata lengkap dilakukan untuk menjamin keutuhan barang bukti yang krusial bagi penyidikan.

“Pasti dilakukan, karena barang bukti itu disimpan di Polda Metro Jaya termasuk pemeriksaan saksi (jadi salah satu objek pengamanan),” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (10/7/2026), dikutip redaksi dari CNN.

“Artinya pasti pengamanan baik secara internal, eksternal karena ini barang bukti, ini harus kita amankan secara bersama-sama, tidak boleh hilang, tidak boleh rusak,” ungkap Budi.

Penyidik berhasil menyita aset luar biasa dari hasil penggeledahan.

Di Kafe de'Clan Signature, ditemukan brankas tersembunyi di balik lemari berisi uang tunai dalam berbagai mata uang asing yang jika dikonversikan mencapai Rp60 miliar.

Sementara itu, di sebuah rumah mewah di Sentul, ditemukan tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan dan tumpukan mata uang asing serta rupiah.

Selain itu, penggeledahan di Koin Money Changer menyita barang bukti senilai Rp7,2 miliar.

Pihak kepolisian berkomitmen menjaga ketat seluruh aset tersebut hingga proses hukum mencapai tahap akhir dan memastikan tidak ada bukti yang rusak atau hilang selama proses penyimpanan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK