Fakta Nasional

Polemik Motor Listrik Badan Gizi Nasional: Menkeu Purbaya Mengaku Kaget!

FAKTANASIONAL.NET - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto puluhan ribu motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan reaksi yang mengejutkan. Purbaya mengaku sama sekal…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 April 2026 📖 1 menit
Polemik Motor Listrik Badan Gizi Nasional: Menkeu Purbaya Mengaku Kaget!
Kementerian Keuangan menyatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan penarikan PPh final 5 persen untuk pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) di atas Rp50 juta menyusul adanya desakan dari serikat buruh./net.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto puluhan ribu motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan reaksi yang mengejutkan.

Purbaya mengaku sama sekali belum mengetahui tentang pengadaan tersebut dan menyatakan bahwa usulan serupa sebenarnya sudah pernah ditolak oleh Kementerian Keuangan pada tahun sebelumnya.

Pada Selasa, 7 April 2026, Purbaya menegaskan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya difokuskan pada penyediaan makanan, bukan aset operasional mewah. "Tahun lalu sudah kita tolak untuk motor dan komputer.

Harusnya utamanya untuk makanan," ujarnya. Ia menyarankan agar pelaku usaha atau vendor menggunakan keuntungan mereka sendiri jika ingin mencicil kendaraan operasional, bukan membebani kas negara.

Di sisi lain, Kepala BGN Dadan Hindayana meluruskan simpang siur informasi tersebut. Menurutnya, pengadaan motor listrik ini memang masuk dalam rencana anggaran 2025 untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan membantah angka 70.000 unit yang viral di medsos, dan mengklarifikasi bahwa jumlah realisasinya adalah 21.801 unit. Saat ini, kendaraan tersebut masih dalam proses administrasi Barang Milik Negara (BMN) sebelum disalurkan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK