Fakta Nasional

Potensi Pasar Haji dan Umrah Senilai US$ 8 Miliar

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan jumlah jamaah haji dan umrah terbesar di dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa nilai transaksi jamaah Indonesia di Arab Saud…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 17 May 2025 📖 1 menit
Potensi Pasar Haji dan Umrah Senilai US$ 8 Miliar
Potensi Pasar Haji dan Umrah/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan jumlah jamaah haji dan umrah terbesar di dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa nilai transaksi jamaah Indonesia di Arab Saudi mencapai US$ 8 miliar (sekitar Rp 128 triliun).

Angka fantastis ini sejatinya belum banyak dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku usaha dalam negeri.

Sebagai negara dengan pangsa pasar haji dan umrah terbesar, peluang bisnis jasa dan produk halal bagi Indonesia terbentang sangat luas.

Data US$ 8 miliar tersebut seharusnya menjadi “magnet” bagi eksportir makanan halal, penyedia akomodasi, serta pelaku jasa pendukung—mulai katering, transportasi, hingga layanan tur dan souvenir.

Pada praktiknya, sebagian besar belanja jamaah haji dan umrah masih dilakukan oleh penyedia lokal di Arab Saudi. Padahal, apabila produk dan layanan kita bisa masuk ke ekosistem haji–umrah di sana, devisa Indonesia akan “berputar” kembali ke dalam negeri.

Katering Makanan Halal: Menyediakan prasmanan, snack, dan paket makanan siap saji sesuai selera Indonesia.

Akomodasi Syariah: Hotel dan penginapan yang penerapan syariahnya sesuai standar jamaah, lengkap dengan mushala dan ruang ibadah.

Layanan Pendukung: Visa on arrival, paket tour ziarah, dan penyedia alat ibadah portable.

Airlangga Hartarto juga mengusulkan penggunaan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) untuk transaksi jamaah.

Konsep ini meniru wisatawan China yang tetap menggunakan sistem pembayaran dalam negeri saat melancong.
.Dengan bekerja sama antara Bank Indonesia dan otoritas moneter Arab Saudi, jamaah dapat membayar dengan QRIS, sehingga uang transaksi kembali ke perbankan domestik.

Secara jangka panjang, penerapan QRIS akan memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional dan mendorong inovasi digital pada sektor pariwisata religi.

Nilai transaksi US$ 8 miliar bukan semata angka statistika, melainkan peluang emas untuk memajukan industri halal Indonesia.
.Dari katering hingga teknologi pembayaran, seluruh sektor jasa dan produk perlu berkolaborasi memasuki pasar Timur Tengah sehingga porsi ekspor jasa naik dan devisa lebih optimal.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK