Fakta Nasional

Prabowo Absen di Puncak Hakordia 2025, KPK Tegaskan Komitmen Tetap Terasa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Komplek Kepatihan Yogyakarta tidak dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun demikian, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiya…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 10 December 2025 📖 1 menit
Prabowo Absen di Puncak Hakordia 2025, KPK Tegaskan Komitmen Tetap Terasa
Presiden Prabowo Subianto/Dok. BPMI Setpres.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Komplek Kepatihan Yogyakarta tidak dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun demikian, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, meyakinkan bahwa semangat dan komitmen orang nomor satu di Indonesia tersebut tetap kuat terasa dalam acara tersebut.

Agenda Kenegaraan Jadi Alasan Ketidakhadiran

Setyo menjelaskan bahwa ketidakhadiran Presiden Prabowo disebabkan oleh agenda kenegaraan yang telah terjadwal jauh hari sebelumnya. Rangkaian kegiatan Hakordia 2025 sendiri telah berlangsung sejak 6 hingga 9 Desember. Meskipun Presiden tidak hadir, Setyo menegaskan bahwa bobot peringatan Hakordia tahun ini tidak berkurang. Kehadiran Presiden telah diwakili oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih (KMP) dan pimpinan lembaga negara lainnya.

Kunjungan Kenegaraan ke Pakistan

Saat puncak Hakordia berlangsung, Presiden Prabowo tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Pakistan. Momen kedatangan Presiden ke Pangkalan Udara Nur Khan itu mendapat sambutan kehormatan langsung dari Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif. Kunjungan ini merupakan pemenuhan undangan langsung dari PM Pakistan dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 8–9 Desember 2025, yang bertepatan dengan agenda Hakordia.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK